Setelah 20 Tahun, Insentif Guru Honorer Akhirnya Naik Jadi Rp400 Ribu

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jabar.jpnn.com, BOGOR - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa insentif bagi guru honorer untuk pertama kalinya mengalami kenaikan dalam 20 tahun terakhir pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Teddy, insentif guru honorer yang telah berlaku sejak 2005 tidak pernah mengalami penyesuaian hingga 2025.

BACA JUGA: Setahun Menjabat Bupati Bogor, Harta Kekayaan Rudy Susmanto Naik Rp3,2 Miliar

Pada masa pemerintahan saat ini, insentif tersebut dinaikkan menjadi Rp400 ribu.

“Pemerintah pusat memberi insentif. Insentif itu bukan gaji, insentif itu tambahan. Dari tahun 2005 sampai 2025 ada namanya insentif dan baru naik di zaman Presiden Prabowo menjadi Rp400 ribu,” ujar Teddy.

BACA JUGA: Plus-Minus Ambang Batas Parlemen 7 Persen

Ia menjelaskan bahwa insentif tersebut merupakan tambahan di luar kewenangan penggajian yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Meski demikian, pemerintah pusat tetap memberikan dukungan melalui tambahan insentif guna membantu meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

BACA JUGA: 14 Kandidat Ketua Umum PBNU Versi Institut Nahdliyin Nusantara

Selain kenaikan insentif, pemerintah juga menaikkan tunjangan bagi guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta.

Kebijakan lain yang dinilai signifikan adalah perubahan mekanisme penyaluran tunjangan.

Sebelumnya, tunjangan disalurkan melalui transfer ke pemerintah daerah dan dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Kini, atas instruksi Presiden Prabowo, tunjangan tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulan.

Teddy menegaskan bahwa kebijakan tersebut menunjukkan program prioritas pemerintah di sektor pendidikan tetap berjalan dan tidak terganggu oleh program lain, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah. Lebih detail, lebih fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan juga gurunya,” kata Teddy.

Pemerintah menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik serta penyempurnaan sistem penyaluran bantuan secara lebih tepat sasaran dan transparan. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yogi Faisal (mar7)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teddy Indra Wijaya Tegaskan Anggaran Pendidikan Tidak Dipangkas untuk Program Makan Bergizi Gratis
• 26 menit lalupantau.com
thumb
Selamat! Lesti Kejora Melahirkan Anak Ketiga Berjenis Kelamin Perempuan, Rizky Billar: Alhamdulillah
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Geger Temuan Potongan Kepala di Pantai Ketewel Bali, Diduga Korban Mutilasi
• 11 jam laludetik.com
thumb
Peringatan Dini BMKG 28 Februari 1 Maret 2026: Cek Daftar Wilayah Waspada dan Siaga Hujan Lebat
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Mensos Sebut Ratusan Ribu Peserta PBI JKN Sudah Aktif, Evaluasi Data Masih Berjalan
• 13 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.