Wamenbud Giring Ganesha ajak profesional muda usung nilai budaya

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo mengajak generasi muda, termasuk profesional yang tergabung dalam Beyond Professional (Bepro), mengintegrasikan nilai budaya dalam setiap kegiatan sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas dan daya saing nasional.

“Apapun yang kalian lakukan, jangan pernah melupakan dan selalu menghadirkan nilai budaya di dalamnya,” kata Giring dalam sambutan di Jakarta, Jumat.

Ia menegaskan kebudayaan dapat menjadi instrumen diplomasi lunak sehingga generasi muda diharapkan berperan sebagai kolaborator pemerintah dalam menggelorakan budaya sebagai kebanggaan nasional.

Giring mencontohkan grup pop perempuan No Na yang mempromosikan Indonesia di kancah global melalui karya musiknya.

Ia juga menyinggung animasi “Jumbo” yang dikenal luas dan ditonton melalui platform Netflix sebagai contoh produk kreatif yang membawa identitas Indonesia.

Selain itu, sutradara dan penulis skenario Joko Anwar dinilai berhasil menembus industri film global melalui sejumlah karyanya.

Melalui contoh tersebut, Giring mendorong profesional muda melirik ekonomi berbasis kebudayaan atau cultural economy serta membuka ruang kolaborasi luas dalam pemajuan budaya.

Baca juga: Wamenbud: Pemanfaatan teknologi buka peluang ekonomi di bidang budaya

Menurut dia, potensi cultural economy di Indonesia masih besar dan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk komunitas profesional.

“Kementerian Kebudayaan membutuhkan kolaborasi dan kami siap bekerja sama,” ujarnya.

Giring juga mengatakan kementeriannya menyiapkan strategi menyisipkan nilai budaya dalam program sekolah rakyat yang tengah dikembangkan pemerintah.

Ia berharap Bepro dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat pemajuan budaya nasional.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan sektor budaya berpotensi menjadi sektor strategis bagi pertumbuhan ekonomi dan kemitraan investasi.

“Investasi di sektor budaya adalah investasi masa depan. Budaya dan ekonomi kreatif Indonesia termasuk penggerak pertumbuhan tercepat,” kata Fadli.

Ia menambahkan budaya berperan membangun identitas bangsa dan memperkuat diplomasi, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mendorong inovasi lintas sektor.

Baca juga: Giring: Seni dan budaya mampu persatukan bangsa dan hadirkan harmoni




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Sebut Perkara Korupsi Bea Cukai Berkaitan dengan Maraknya Rokok Ilegal
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
BP Tapera Catat Penyaluran Rumah Subsidi Capai 19.741 Unit hingga Februari 2026
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Kemnaker Buka Program Pelatihan Vokasi Nasional untuk Lulusan SMA dan SMK, Bidik 70 Ribu Peserta
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Lokasi Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain Terungkap
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.