Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
JAKARTA, KOMPAS.TV -- Institute for Development on Economic and Finance (Indef) menyoroti kesepakatan tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Peneliti Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Indef, Ahmad Heri Firdaus menilai hal tersebut berisiko menekan ruang kebijakan industri nasional.
"Salah satu yang diminta Amerika Serikat, kita diminta untuk menghapus pembatasan ekspor mineralar kritis. Balik lagi ini ke zaman dulu," kata Heri dalam program BOLA LIAR, Jumat (27/2/2026).
Baca Juga: Debat Connie vs Tenaga Ahli Utama KSP soal Tarif Trump, Strategis atau Asimetris? | BOLA LIAR
Penulis : Dian-Septina
Sumber : Kompas TV
- trump
- tarif trump
- as-indonesia
- kesepakatan dagang as
- presiden as trump
- prabowo





