Grid.ID - Menjaga kebugaran selama bulan Ramadan tetap penting meski sedang berpuasa. Aktivitas fisik yang dilakukan dengan cara tepat justru dapat membantu mempertahankan stamina, massa otot, hingga berat badan ideal.
Agar olahraga saat puasa tetap aman dan efektif, berikut empat tips yang bisa Anda terapkan.
1. Pilih Jenis Olahraga Sesuai Tujuan
Menentukan jenis olahraga yang tepat menjadi langkah awal agar latihan selama puasa tetap memberikan hasil maksimal. Guru Besar Ilmu Gizi IPB, Hardinsyah, menyarankan olahraga disesuaikan dengan target kebugaran masing-masing:
Ingin mempertahankan atau menambah massa otot? Pilih latihan kekuatan seperti sit up, push up, dan squat. Ingin menurunkan berat badan? Fokus pada olahraga kardio seperti jogging atau aerobik.
Ingin membakar lemak sekaligus membentuk otot? Kombinasikan latihan angkat beban dengan latihan kardio ringan. Pemilihan olahraga yang sesuai akan membantu tubuh tetap ideal tanpa menguras energi berlebihan selama puasa.
2. Atur Intensitas, Jangan Terlalu Berat
Saat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu lama. Karena itu, intensitas olahraga perlu dikurangi dibandingkan hari biasa.
Mengutip dari Kompas.com, Hardinsyah menjelaskan pentingnya menyesuaikan durasi dan beban latihan.
Jika biasanya berolahraga 40 menit dalam kondisi normal, maka saat puasa cukup lakukan sekitar 20 menit per hari dengan intensitas lebih ringan.
Latihan yang terlalu berat justru berisiko membuat tubuh cepat lelah dan meningkatkan kemungkinan dehidrasi.
3. Penuhi Asupan Gizi dan Cairan
Olahraga saat puasa tetap harus didukung dengan asupan nutrisi yang seimbang. Kebutuhan cairan wajib diperhatikan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Hardinsyah menyarankan untuk mencukupi konsumsi air putih serta buah-buahan saat sahur dan berbuka. Sementara itu, Tony Arjuna dari Universitas Gadjah Mada menyarankan memilih makanan yang dicerna lebih lambat seperti daging, nasi, sayur, dan buah agar energi bertahan lebih lama.
Namun, porsi makan tetap perlu dijaga agar tidak berlebihan. Konsumsi makanan dalam jumlah tepat membantu menghindari rasa lemas dan kantuk saat menjalani puasa.
4. Pilih Waktu Olahraga yang Tepat
Waktu olahraga juga menjadi faktor penting selama Ramadan. Dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM, Tony Arjuna, merekomendasikan olahraga dilakukan mendekati waktu berbuka, sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum azan Magrib, atau setelah salat tarawih.
Berolahraga di waktu tersebut dinilai lebih aman karena tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi setelah latihan. Sebaliknya, olahraga di pagi atau siang hari saat puasa tidak disarankan karena berisiko membuat tubuh lebih cepat lemas.
Berolahraga saat puasa tetap bisa dilakukan asalkan memperhatikan jenis latihan, intensitas, asupan nutrisi, dan waktu yang tepat. Dengan menerapkan tips ini, Anda dapat menjaga kebugaran tubuh sepanjang Ramadan tanpa mengganggu kelancaran ibadah puasa. (*)
Artikel Asli



