BMKG: Informasi Cuaca dan Geofisika Krusial Dukung Operasi Zeni TNI AD

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Bogor

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika tidak hanya berfungsi sebagai peringatan dini bencana, tetapi juga menjadi faktor penentu dalam keberhasilan operasi militer, khususnya di bidang konstruksi dan pembangunan infrastruktur.

Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat memberikan pembekalan dalam Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan Zeni TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 di Bogor, Jumat, 27 Februari 2026.

Mengangkat tema “Informasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebagai Pilar Utama dalam Pengurangan Risiko Bencana”, Faisal menekankan bahwa kondisi cuaca kini menjadi bagian integral dalam perencanaan teknis di lapangan.

“Cuaca dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan misi teknis. Operasi alat berat di darat maupun perairan sangat dipengaruhi oleh gelombang laut, curah hujan, hingga kondisi geofisika. Di sinilah BMKG berperan memberikan dukungan data,”kata Faisal dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 Februari 2026.

Sebagai satuan yang berada di garis depan dalam konstruksi, perintis, serta penanggulangan bencana dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP), Zeni TNI AD dinilai sangat membutuhkan dukungan data meteorologi dan geofisika yang akurat.

BMKG, lanjut Faisal, menyediakan layanan informasi untuk berbagai sektor strategis. Di bidang penerbangan, misalnya, BMKG memberikan data pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) serta rekomendasi jalur penerbangan yang aman. Sementara di sektor maritim, informasi mengenai potensi gelombang tinggi, pasang surut, dan keselamatan pelabuhan menjadi layanan rutin, bahkan satu stasiun meteorologi maritim dapat melayani belasan pelabuhan, termasuk pelabuhan rakyat.

Untuk sektor darat dan pertanian, informasi cuaca berperan dalam pengambilan keputusan distribusi logistik. Petani, misalnya, dapat menunda pengiriman hasil panen apabila diperkirakan terjadi hujan lebat dan kelembapan tinggi guna menjaga kualitas komoditas.

Selain mendukung sektor teknis, BMKG juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui berbagai program edukasi seperti Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami, Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Sekolah Lapang Iklim bagi Petani, serta BMKG Goes to School. Dalam pelaksanaannya, unsur TNI dan Polri turut dilibatkan untuk memperkuat kapasitas bersama.

Faisal juga menyoroti peluang kolaborasi antara BMKG dan Direktorat Zeni TNI AD dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Ia mencontohkan penerapan konsep green building melalui kajian arah angin dan sirkulasi udara pada rumah susun di Tegal yang mampu menurunkan suhu ruangan hingga 3–5 derajat Celsius tanpa pendingin udara.

Memaparkan proyeksi iklim 2026, Faisal menjelaskan bahwa tahun ini diperkirakan berada dalam kondisi netral tanpa pengaruh dominan El Niño maupun La Niña. Meski demikian, curah hujan diprediksi lebih rendah dibandingkan 2025. Wilayah selatan ekuator seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diperkirakan mengalami musim kemarau lebih tegas, sehingga perlu mewaspadai potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

“Ancaman kebencanaan akan bergeser dari hidrometeorologi basah seperti banjir ke ancaman defisit air, kekeringan, dan karhutla saat kemarau,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemanasan global telah memengaruhi pola siklon tropis, termasuk kejadian Siklon Tropis Senyar yang melanda wilayah Sumatra, sebagai indikasi bahwa kawasan khatulistiwa tidak lagi sepenuhnya aman dari dampak badai tropis.

Menutup paparannya, Kepala BMKG mengimbau jajaran Zeni TNI AD untuk memanfaatkan aplikasi InfoBMKG sebagai referensi dalam perencanaan taktis serta menjalin komunikasi intensif dengan Unit Pelaksana Teknis BMKG yang tersebar di 191 titik di seluruh Indonesia.

“Di mana pun prajurit TNI bertugas, dari Sabang sampai Merauke, BMKG siap mendukung keselamatan dan keberhasilan tugas,”tuturnya.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Jatim siapkan 17 rute bus dan dua kapal Program Mudik Gratis
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Ada 11 Titik Longsor, Lalu Lintas di Jalur Ponorogo–Pacitan Tersendat
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tito Fokus Percepatan Pemulihan di Wilayah Prioritas Pascabencana Sumatera 
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Ibu Persit Jayapura Diduga Selingkuhi 13 Prajurit TNI Sekaligus, Begini Kata Kodam Cenderawasih!
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Masyallah, Aurel Hermansyah Bagi-bagi Makanan di Bulan Ramadan 2026, Rela Masak Makanan Ini Sendirian!
• 11 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.