Jakarta, tvOnenews.com – Inter Milan bersiap menyambut musim panas dengan rencana besar yang tak setengah hati. Manajemen Nerazzurri ingin melakukan perombakan skuad demi menjaga daya saing di level domestik maupun Eropa.
Langkah ini tak lepas dari keberhasilan Cristian Chivu menjalani musim debut yang menjanjikan. Pelatih asal Rumania itu dikabarkan segera menandatangani kontrak baru berdurasi lebih panjang dengan kenaikan gaji sebagai bentuk apresiasi klub.
Kepercayaan manajemen kepada Chivu bukan sekadar formalitas. Ia disebut akan diberi peran signifikan dalam menentukan arah kebijakan transfer pemain.
Inter ingin membangun identitas permainan yang lebih vertikal dan agresif. Intensitas tinggi serta kekuatan fisik menjadi fondasi utama dalam proyek anyar tersebut.
Perubahan pendekatan itu juga membuka kemungkinan pergeseran taktik. Formasi 3-4-2-1 tengah dipertimbangkan sebagai skema dasar untuk mengoptimalkan potensi skuad musim depan.
Dilansir dari Tuttosport, sejumlah nama mulai dikaitkan dengan Inter. Untuk sektor lini tengah, klub membidik Manu Koné, Ederson, hingga Leon Goretzka sebagai opsi potensial.
Ketiganya dianggap mampu menghadirkan energi serta dinamika baru di jantung permainan. Sementara itu, Henrikh Mkhitaryan masih berpeluang memperpanjang masa baktinya apabila tercapai kesepakatan baru.
Di lini depan, situasinya tak kalah menarik. Masa depan Marcus Thuram belum sepenuhnya aman jika tawaran besar datang menghampiri pada bursa transfer mendatang.
Inter disebut ingin menambah penyerang sayap dengan karakter eksplosif dan tajam. Sosok seperti Ademola Lookman menjadi referensi, sementara Moussa Diaby kembali masuk radar setelah sempat diminati pada Januari lalu.
Ambisi besar ini tentu membutuhkan dukungan finansial yang kuat. Peran pemilik klub, Oaktree, akan sangat menentukan apakah Inter mampu merealisasikan transfer kelas atas tersebut.
Jika lampu hijau diberikan, nama Nico Williams menjadi target yang cukup realistis. Winger muda itu dinilai sesuai dengan kebutuhan taktik dan visi jangka panjang klub.
Namun, satu nama yang disebut menyatukan suara internal klub adalah Nico Paz. Gelandang muda asal Argentina yang kini bermain untuk Como itu dipandang sebagai investasi strategis untuk masa depan.




