Profil Mochtar Riady, Konglomerat Indonesia yang Jual Gedung Pencakar Langit di Singapura

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Nama Mochtar Riady kembali menjadi sorotan setelah perusahaan milik keluarganya, OUE Commercial REIT, dikabarkan akan menjual salah satu gedung pencakar langit ikonik di kawasan bisnis pusat Singapura, One Raffles Place. Langkah ini dilakukan di tengah tingginya permintaan investor terhadap properti komersial di negara kota tersebut.
 
Mochtar Riady, pendiri Lippo Group, lahir dengan nama Lie Moe Tie di Malang, Jawa Timur pada 12 Mei 1929. Pria berusia 96 tahun ini membangun kerajaan bisnisnya dari bawah, dimulai dengan membuka toko sepeda di usia 22 tahun. Kini, kekayaan bersihnya tercatat sebesar USD2,4 miliar atau sekitar Rp40,35 triliun, menempatkannya di peringkat 1.732 orang terkaya dunia versi Forbes. Perjalanan bisnis dan lahirnya Lippo group Karier perbankan Mochtar dimulai saat bergabung dengan Bank Panin, kemudian pindah ke Bank Central Asia (BCA) pada 1975 atas undangan Liem Sioe Liong. Di BCA, ia mendapatkan 17,5 persen saham dan berhasil mengerek aset bank dari Rp12,8 miliar menjadi lebih dari Rp5 triliun saat ia keluar pada akhir 1990.
 
Pada 1981, Mochtar membeli sebagian saham Bank Perniagaan Indonesia milik Hasyim Ning yang saat itu asetnya merosot hingga Rp16,3 miliar. Dalam waktu enam tahun, aset bank melonjak lebih dari 1.500 persen menjadi Rp257,73 miliar, membuatnya dijuluki "The Magic Man of Bank Marketing". Pada 1989, bank ini merger dengan Bank Umum Asia dan lahirlah Lippobank, cikal bakal Lippo Group.
  Baca juga: Kolaborasi Strategis Bangun Generasi Cerdas Melalui Pendidikan STEM, Dana Rp500 Miliar Dipersiapkan Ekspansi bisnis Saat ini Lippo Group memiliki lima cabang bisnis utama yang terdiri dari jasa keuangan, properti dan pengembangan kota, infrastruktur, industri, serta jasa-jasa seperti teknologi informasi, ritel, hotel, rumah sakit, dan pendidikan. Grup ini mengoperasikan lebih dari 50 anak perusahaan yang tersebar di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik, termasuk Hong Kong, Guangzhou, Fujian, dan Shanghai.

Putra Mochtar, Stephen Riady, menjalankan OUE Ltd yang berbasis di Singapura, sementara cucunya, John Riady yang merupakan lulusan Wharton MBA, menjabat sebagai CEO Lippo Karawaci yang tercatat di bursa. Sebelumnya, OUE pernah memiliki U.S. Bank Tower di Los Angeles hingga tahun 2020. Penjualan One Raffles Place dan prospek pasar One Raffles Place terdiri dari menara perkantoran 62 lantai, blok 38 lantai, dan podium ritel enam lantai dengan total ruang sewa lebih dari 65.000 meter persegi. OUE REIT memiliki efektif 68 persen kepemilikan di properti ini, yang nilainya mencapai SGD1,9 miliar atau sekitar Rp25,23 triliun per Desember 2025. Konsultan properti CBRE dan JLL ditunjuk untuk menangani penjualan aset ikonik tersebut.
 
Manajer OUE REIT menyatakan proses penjajakan minat pasar masih berlangsung dan belum ada kepastian transaksi akan terjadi. Namun, analis menilai tingginya minat investor institusional terhadap aset kelas A di kawasan bisnis utama Singapura menjadi peluang besar. Volume investasi di hotel, perkantoran, dan aset ritel Singapura melonjak 18 persen menjadi SGD33,9 miliar atau sekitar Rp450,19 triliun pada 2025, tertinggi dalam delapan tahun terakhir.
 
"Ada permintaan investor institusional yang kuat untuk aset kelas A CBD berkualitas tinggi dengan pasokan baru terbatas dan permintaan yang kokoh," ujar Vijay Natarajan, analis RHB Bank di Singapura, dikutip dari Forbes, Senin, 23 Februari 2026. Penguatan dolar Singapura sebagai mata uang safe haven juga mendorong arus modal masuk ke negara tersebut.
 
Penjualan One Raffles Place menjadi bagian dari tren pelepasan aset properti di Singapura, menyusul langkah Royal Holdings yang menjual klaster ruko di kawasan Orchard Road senilai SGD250 juta atau sekitar Rp3,32 triliun dan Frasers Property yang mencari pembeli untuk blok hunian dan ritel di belakang Centrepoint mall senilai SGD418 juta atau sekitar Rp5,55 triliun (Muhammad Adyatma Damardjati)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut Reformasi Polri di Depan Gedung Mabes Polri | BERITA UTAMA
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Proyek Krematorium di Jakbar: Diprotes Warga hingga Disetop Sementara
• 6 jam laludetik.com
thumb
Persib Lumat Madura United 5 Gol di BRI Super League, Umuh Muchtar: Jangan Terlena!
• 37 menit lalubola.com
thumb
Menko PM: Tidak Ada Kenaikan Iuran BPJS Tahun Ini
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Tips Atasi Anak yang Rewel dan Tidak Patuh Orang Tua, Kata Buya Yahya Coba Terapkan Cara ini
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.