Pakistan Bombardir Afghanistan, Indonesia Minta Kedepankan Dialog

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berharap konflik antara Afghanistan dan Pakistan bisa mereda melalui jalur damai dan kedepankan dialog.

"Indonesia berharap bahwa kedua negara ini bisa menyelesaikan permasalahan secara damai, mengedepankan dialog, dan melakukan de-eskalasi," ujar Juru Bicara Kemenlu Vahd Nabyl kepada wartawan dikutip, Sabtu (28/2/2026).

Saat ini kata Nabyl, Kemlu fokus untuk memastikan keamanan para warga negara Indonesia (WNI) di dua negara tersebut.  

Baca Juga :
Perang Afghanistan dan Pakistan, Seluruh WNI Dilaporkan Aman

"Kita juga perlu memperhatikan keselamatan bagi para warga sipil khususnya WNI yang berada di kedua negara," tutup Nabyl.

Sekedar informasi, militer Afghanistan melancarkan gelombang serangan terbaru di sepanjang perbatasan dengan Pakistan, Jumat (27/2/2026) malam.

Stasiun televisi Afghanistan Ariana News, mengutip sumber pejabat keamanan, melaporkan serangan pasukan Afghanistan menargetkan pos-pos militer Pakistan di Provinsi Khost.

Baca Juga :
Heboh Jet Tempur F-16 Ditembak Jatuh Taliban, Pakistan Buka Suara!

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Khost, Mustaghfer Gurbaz, mengatakan serangan balasan terbaru oleh pasukan Afghanistan telah dimulai.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Dinilai Lakukan Politik Luar Negeri Bebas Aktif dengan Gabung BoP
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Penyaluran Kredit Perbankan UMKM Capai 19,4 Persen
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemenlu Tegaskan Polemik Iuran Tak Boleh Hambat Mandat Perlindungan Warga Gaza
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
• 16 jam lalusuara.com
thumb
Dedi Mulyadi Minta Maaf soal Kondisi Jalan Rusak di Jabar, Kini Pasang Target Setinggi Langit: Kita Inginnya 100 Persen
• 18 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.