Menu Sahur Ramah Kantong dari Menkes, Hanya Rp13.000 Bisa Makan Sehat

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kebiasaan itu hanya membuat perut terasa kenyang saat sahur, namun rasa lapar akan kembali datang ketika siang hari.

Menu Sahur Ramah Kantong dari Menkes, Hanya Rp13.000 Bisa Makan Sehat

IDXChannel - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberi tips makan sahur sehat dan ramah kantong. Bahkan, menu makan sahur ini tidak sampai Rp15.000.

Awalnya, dia mengajak masyarakat untuk menghindari konsumsi mie instan saat sahur. Menurutnya, ada makanan yang lebih baik dikonsumsi dan memiliki manfaat bagi tubuh yaitu telur dan alpukat.

Baca Juga:
MUI akan Tertibkan Kegiatan Bangunkan Sahur, Ini Alasannya

Hal tersebut diungkapkan Budi melalui video yang diunggah di akun instagramnya @bgsadikin. Dalam video tersebut ia menyoroti perilaku konsumsi mie instan yang ditambah dengan nasi saat sahur.

Kebiasaan itu hanya membuat perut terasa kenyang saat sahur, namun rasa lapar akan kembali datang ketika siang hari. Sebab, saat mengkonsumsi mie dan nasi saja saya sahur akan menyebabkan gula darah naik secara cepat namun juga turun secara cepat. 

Baca Juga:
2.000 Medis di Gaza Bertugas tanpa Sahur dan Buka Puasa selama Ramadan

“Siapa disini yang makannya mie instan untuk sahur? Supaya satset. Apalagi ditambah sama nasi, cepat kenyang. Nah, kalau makan seperti ini pasti cepat kenyang sih, cuma pada saat sahur doang. Nanti kalau udah siangan pasti kalian laper lagi,” kata Budi, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga:
Warga Jakarta Dilarang Gelar Sahur On The Road Selama Ramadan

Sebagai gantinya, dia menyarankan agar masyarakat bisa mengkonsumsi makanan kaya protein dan lemak baik seperti telur rebus dan buah alpukat. 

“Menu sahur saya ada dua hal yang menarik. Satu adalah telur rebus karena saya butuh untuk proteinnya. Yang kedua adalah alpukat karena saya butuh lemak baiknya. Ayo, ikutin saya, sekarang sahur tanpa nasi, cukup dua ini aja,” kata dia.

Budi menjelaskan bahwa dua makanan tersebut bisa memberikan energi kepada tubuh agar kuat berpuasa dan memberikan sensasi kenyang lebih lama.

Dia menyebut bahwa mengkonsumsi protein dan lemak baik juga bisa membuat tubuh terhindar dari kenaikan gula berlebih saat puasa. Apalagi, dua makanan tersebut juga bisa membuat kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa.

“Karena mereka terbukti bisa memberikan energi yang cukup banyak dan tidak membuat kita cepet lapar lagi. Dengan makan protein dan lemak baik ini, saya tujuannya untuk menghindari kenaikan gula yang berlebihan,” kata Budi. 

Selain memiliki manfaat bagi tubuh, menu sahur dengan dua makanan di atas juga cukup ramah di kantong. Budi memperkirakan harga telur rebus sebanyak dua biji hanyalah Rp5.000 dan buah alpukat setengahnya hanya Rp7.500. Jika ditotal maka konsumsi keduanya hanya memerlukan sekitar Rp12.500 atau mungkin Rp13.000.

“Kalau telur ini dua, ya Rp5.000 lah. Kalau alpukat, saya makannya setengah aja. Nah, kalau setengah Rp7.500. Jadi kalau total kita makan dua ini cuma Rp13.000. Sama sih kalau kita beli nasi uduk di mamang-mamang di depan,” kata Budi.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 Orang Ditangkap terkait Penyerangan di Kafe Wonomulyo Polman
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Awan Mirip Piringan Muncul di Atas Gunung Slamet, BMKG Beri Penjelasan
• 22 jam laludetik.com
thumb
BTN Bidik Pertumbuhan Wealth Management 15%
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gebrakan IKA UNAIR Sidoarjo, Sulap Warga Desa Medalem Jadi Pengusaha Gyoza yang Sukses dan Kreatif
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Mensos Sebut Siswa Sekolah Rakyat Tunjukkan Perkembangan Signifikan Usai Enam Bulan
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.