Seorang petugas polisi berjaga di jalan menuju perbatasan Pakistan–Afghanistan di Chaman, Provinsi Balochistan, Pakistan, Jumat (27/2/2026). Warga kota perbatasan itu diliputi kecemasan sambil menunggu pembukaan kembali akses lintas negara di tengah meningkatnya ketegangan. Situasi memanas setelah aksi militer semalam dilaporkan melibatkan serangan udara dan bentrokan darat. (REUTERS/Abdul Khaliq Achakzai)
2/5Seorang petugas polisi menggeledah seorang pengendara sepeda motor di pos pemeriksaan di sepanjang jalan sebagai bagian dari langkah-langkah keamanan, menyusul baku tembak antara pasukan Pakistan dan Afghanistan. Seorang warga setempat, Ehsan Ullah, mengatakan ketidakpastian sejak malam sebelumnya membuat masyarakat khawatir akan keselamatan dan mata pencaharian mereka. “Semua orang di perbatasan khawatir sejak tadi malam. Kami memohon kepada kedua negara untuk membuka perbatasan,” ujarnya. (REUTERS/Waseem Khan)
Seorang petugas polisi berjaga sebagai bagian dari langkah-langkah keamanan saat orang-orang melaksanakan salat Jumat di sepanjang jalan. Sebagian besar warga menggantungkan hidup dari aktivitas lintas batas. Para pejabat dari Pakistan dan Afghanistan menyatakan bahwa Pakistan melancarkan serangan terhadap target pemerintah Taliban di sejumlah kota besar Afghanistan pada Kamis malam. Menteri Pertahanan Pakistan menyebut eskalasi tersebut sebagai “perang terbuka”. (REUTERS/Akhtar Soomro)
4/5Sumber keamanan Pakistan mengatakan serangan itu mencakup rudal udara-ke-darat yang menargetkan kantor dan pos militer Taliban di Kabul, Kandahar, dan Paktia, serta bentrokan darat di beberapa sektor sepanjang perbatasan kedua negara. Di pihak lain, Taliban menyatakan telah melancarkan serangan balasan terhadap instalasi militer Pakistan. Kedua belah pihak melaporkan kerugian besar, namun angka korban yang disampaikan sangat berbeda dan belum dapat diverifikasi secara independen. (REUTERS/Abdul Khaliq Achakzai)
Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, menegaskan sikap keras pemerintahnya. “Kesabaran kami telah habis. Sekarang ini adalah perang terbuka antara kami dan Anda (Afghanistan),” katanya pada Jumat, mempertegas eskalasi konflik yang kian mengkhawatirkan kawasan perbatasan. (REUTERS/Abdul Khaliq Achakzai)
Add as a preferredsource on Google




