Van Gastel Kritik Jadwal Liga 1 selama Ramadan: Menyulitkan Pemain Muslim

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, melontarkan kritik terbuka kepada operator Liga Indonesia, ILeague, terkait penjadwalan pertandingan di bulan Ramadan yang dinilainya kurang ideal bagi pemain, khususnya yang menjalankan ibadah puasa.

Komentar itu disampaikan Van Gastel seusai kemenangan 4-2 PSIM atas PSBS Biak pada pekan ke-23. Ia menyoroti padatnya jadwal yang harus dijalani timnya dalam rentang waktu singkat.

Padahal Laskar Mataram baru saja menuntaskan laga pekan ke-22 pada Senin (23/2) malam. Empat hari berselang, Laskar Mataram kembali turun bertanding pada pekan ke-23, Jumat (27/2). Artinya, hanya tersedia jeda empat hari untuk pemulihan, persiapan taktik, dan adaptasi fisik — di tengah bulan Ramadan.

Van Gastel menilai situasi ini menyulitkan pemain, terutama mereka yang berpuasa.

“Bagi pemain Muslim, ini sangat berat. Mereka tidak makan sepanjang hari, lalu harus bermain dengan intensitas tinggi pada malam hari. Secara fisik itu sangat menantang,” ujar pelatih asal Belanda tersebut, Jumat (27/2).

Seperti diketahui, selama Ramadan seluruh pertandingan Liga 1 dijadwalkan berlangsung pukul 20.30 WIB. Menurut Van Gastel, meski kickoff malam hari memberi ruang berbuka puasa, kondisi fisik pemain tetap tidak berada pada level ideal karena pola makan dan pemulihan berubah drastis.

Ia juga menyoroti inkonsistensi jeda pertandingan yang dinilainya tidak stabil.

“Kadang kami punya jeda sembilan atau sepuluh hari, lalu tiba-tiba hanya empat hari. Ini tidak konsisten. Bagi atlet, ritme seperti ini menyulitkan,” tegasnya.

Van Gastel bahkan membandingkan situasi tersebut dengan konsep “Boxing Day” di Liga Inggris. Namun, ia menilai konteksnya berbeda.

“Di sana semua pemain bisa makan normal dan mempersiapkan diri secara optimal. Di sini, banyak pemain berpuasa. Itu membuat situasinya berbeda,” tambahnya.

Kritik ini muncul di tengah upaya PSIM menjaga konsistensi performa di papan klasemen. Meski mampu meraih kemenangan, Van Gastel mengakui kondisi fisik pemain bukan berada di level maksimal.

Ia berharap operator liga dapat mempertimbangkan aspek fisiologis dan kebutuhan pemain Muslim dalam menyusun jadwal, agar kualitas pertandingan tetap terjaga tanpa mengorbankan kesehatan atlet.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Bacaan Dzikir Sebelum Sahur dan Keutamaannya bagi Umat Islam, Yuk Amalkan
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Menhub Dudy Purwagandhi Sebut Pemudik Lebaran 2026 ke Gorontalo Capai 340 Ribu Orang
• 6 jam lalupantau.com
thumb
KBRI Teheran Imbau WNI di Iran Tetap Tenang
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
FIFA Jamin Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Polemik Padel Bising Ganggu Warga Berujung Protes dan Gugatan | BU
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.