Bukan Sekadar Rumah, Ibas Tegaskan Progam BSPS Bangun Martabat

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meninjau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim). Ibas menegaskan pembangunan rumah layak huni bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi pembangunan martabat dan masa depan keluarga Indonesia.

Ibas menyampaikan Ramadan mengajarkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi. Nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan Program BSPS sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

"Hari ini kita tidak hanya membangun rumah. Kita membangun martabat," tegas Ibas, dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2026).

"Rumah bukan sekadar atap, rumah adalah rasa aman," sambungnya.

Baca juga: Ibas Tekankan Pentingnya Gotong Royong dalam Sistem JKN bagi Pelaku UMKM

Program BSPS merupakan bentuk ikhtiar negara dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak. Program ini menekankan semangat gotong royong, di mana negara hadir memberikan stimulan dan masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam proses Pembangunan.

Dalam kunjungan tersebut, Ibas meninjau langsung rumah warga penerima bantuan BSPS yang telah direalisasikan kepada 20 keluarga di Kelurahan Tinap.

Melalui program tersebut, masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 20 juta untuk memperbaiki kondisi rumah yang sebelumnya dinilai kurang layak huni.

Ibas juga mengingatkan bahwa hak atas tempat tinggal yang layak telah dijamin dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28H, sehingga pelaksanaan program perumahan harus dipandang sebagai amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama.

"Rumah yang layak melahirkan harapan yang layak," ujar Ibas.

Baca juga: Ibas Sebut Pesantren Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Bangsa

Menurut Ibas, ketika rumah kuat, keluarga menjadi tenang. Ketika keluarga tenang, anak-anak memiliki ruang untuk tumbuh, belajar, dan berani bermimpi. Dari situlah lahir generasi unggul yang akan membawa kemajuan desa dan bangsa.

Ibas juga mendorong agar pembangunan rumah sejalan dengan penguatan potensi desa, mulai dari sektor pertanian yang tangguh, UMKM yang naik kelas, hingga lahirnya anak-anak berprestasi.

"Setiap keluarga harus punya cita-cita. Setiap rumah harus punya harapan," kata Ibas.

Menutup sambutannya, Ibas mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan, merawat semangat gotong royong, dan terus melangkah membangun desa.

"Jika desa kuat, negeri kuat. Indonesia Maju. Ramadan religi, menguatkan negeri," kata Ibas.




(anl/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kontroversi BoP, Dubes Palestina: Indonesia justru berperan penting
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Virgoun Resmi Nikahi Lindi Fitriyana, Eva Manurung Bongkar Sosok sang Mantu yang Dinilai Tak Neko-neko
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp17.000, Saatnya Investor Update Strategi
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 28 Februari 2026
• 2 jam laludetik.com
thumb
Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.