tvOnenews.com - Lewis Hamilton menjalani musim debut yang jauh dari harapan bersama Ferrari pada gelaran F1 2025 lalu.
di F1 2025, pembalap Inggris berusia 41 tahun itu gagal meraih satu podium grand prix pun untuk pertama kalinya sepanjang kariernya di Formula 1.
Dalam era ground effect dari 2022-2025, Lewis Hamilton hanya mampu mencatatkan dua kemenangan balapan.
- Facebook/Scuderia Ferrari
Meski begitu, pengamat F1 Will Buxton percaya regulasi baru 2026 bisa menjadi titik balik kebangkitan sang juara dunia tujuh kali.
“Saya berharap ini akan menguntungkan sebagian pengemudi yang, sebut saja, berjiwa klasik, yang tidak menyukai generasi mobil sebelumnya,” kata Buxton.
Menurutnya, perubahan karakter mobil musim depan berpotensi lebih cocok bagi gaya balap Hamilton.
“Orang-orang mengatakan 'Lewis sudah habis, dia tidak akan pernah memenangkan balapan lagi, dia tidak akan pernah memenangkan kejuaraan dunia lagi'" katanya.
"Saya rasa Anda tidak akan kehilangan keterampilan dan kemampuan yang telah mengubahnya menjadi juara dunia tujuh kali dalam semalam.” ujar Buxton.
Will Buxton menilai penurunan performa Lewis Hamilton bukan soal kemampuan individu.
“Karena apa yang kita lihat dari tahun 2021 hingga 2022 adalah Lewis berubah dari yang terbaik di bidangnya, menjadi diragukan, dalam semalam. Anda tidak kehilangan kemampuan Anda dalam semalam. Itulah mobilnya, menurut saya.” terangnya.
Berbicara di acara Chris Moyles Show di Radio X, Buxton menegaskan keyakinannya.
“Saya pikir Lewis Hamilton akan memenangkan balapan lagi.” tutup Will Buxton.
(akg)




