JAKARTA, KOMPASTV - Rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menjadi sorotan publik.
Pembelian kendaraan dinas dengan nilai fantastis tersebut dinilai berlebihan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digalakkan pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Dalam Negeri memberikan teguran kepada Gubernur Kalimantan Timur.
Rudy Mas’ud diminta untuk mengkaji ulang rencana pengadaan mobil dinas tersebut bersama jajaran keuangan daerah.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyampaikan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga telah berkomunikasi langsung dengan Rudy Mas’ud terkait polemik tersebut.
“Kami meminta Pak Gubernur untuk mengkaji ulang kembali mobil dinas tersebut, bersama bagian keuangan daerah melakukan evaluasi dan mengambil langkah yang sesuai dengan prinsip efisiensi,” ujar Bima Arya melalui pesan singkat kepada Kompas TV.
Bima Arya menambahkan, teguran lisan telah disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri.
“Teguran lisan sudah disampaikan, Pak Mendagri pun sudah melakukan komunikasi kepada Pak Gubernur, dan kami melihat ada itikad baik dari Pak Gubernur untuk melakukan evaluasi,” katanya.
Hingga kini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur masih diminta meninjau ulang rencana pengadaan mobil dinas tersebut agar sejalan dengan kebijakan pengelolaan keuangan negara yang efektif dan efisien.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Galih
Baca Juga: Detik-Detik Pelaku Curanmor Ditangkap, Beraksi di 6 TKP!
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- gubernur kaltim
- mobil 8 miliar
- kemendagri





