Ketua Umum LOGIS 08 Minta Presiden Prabowo Selamatkan Program MBG Melalui Perbaikan Tata Kelola

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum LOGIS 08 Anshar Ilo meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menyelamatkan program makan bergizi gratis (MBG) dengan melakukan evaluasi menyeluruh guna memperbaiki tata kelola dalam pelaksanaannya.

“Jadi, perlu memperbaiki tata kelola program MBG agar tujuan pemenuhan gizi nasional dapat tercapai,” ujar Anshar Ilo dalam keterangannya pada Sabtu (28/2/2026).

BACA JUGA: Seskab Teddy Bicara soal MBG dan Gaji Guru Honorer, Ditambah

Anshar Ilo menyampaikan hal itu untuk merespons sorotan publik terkait sejumlah persoalan dalam melaksanakan program MBG.

“Sejumlah pihak menilai perlu evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG,” ujar Anshar Ilo.

BACA JUGA: Polemik Anggaran MBG dan Pendidikan, Ketua Banggar cum Politikus PDIP Ini Buka-bukaan

Menurut Anshar, polemik yang berkembang di masyarakat tidak dapat dianggap sepele.

Anshar Ilo secara khusus menyinggung sejumlah kasus keracunan yang terjadi di beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memicu kekhawatiran masyarakat.

BACA JUGA: LOGIS 08 Minta Tindak Tegas Mitra Penyedia MBG Jika Terindikasi Korupsi Bahan Baku Pangan

“Program pemenuhan gizi adalah program strategis dan menyangkut kesehatan generasi bangsa. Maka lembaga ini harus dipimpin oleh figur yang memiliki kompetensi,” ujai Anshar.

Anshar juga menyebut adanya permasalahan dalam pelaksanaan program MBG seperti dugaan praktik jual beli titik dapur SPPG dengan adanya setoran sejumlah uang.

“Jika benar ada praktik jual beli titik dapur dan setoran tertentu, maka ini sangat memprihatinkan dan mencederai semangat program yang seharusnya murni untuk kepentingan rakyat,” tegas Anshar Ilo.

Selain itu, kata Anshar, Logis 08 juga menyoroti pelaksanaan MBG selama bulan suci Ramadan.

Menurut Anshar, banyak guru dan orang tua siswa mengkritik perubahan menu MBG yang umumnya diganti dengan roti, pisang, kurma, kacang-kacangan, dan sejenisnya.

“Pergantian menu di bulan puasa harus tetap mengacu pada standar gizi yang jelas dan terukur. Jangan sampai kualitasnya menurun, sementara anggaran tetap sama,” ujarnya.

Dia menilai perubahan menu tersebut memunculkan kecurigaan di tengah masyarakat terkait kemungkinan adanya dugaan mark-up anggaran MBG. Pasalnya, menu pengganti dinilai lebih sederhana dibandingkan paket makanan pada hari biasa.

Anshar menegaskan program MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan mulia meningkatkan kualitas gizi anak bangsa.

Namun, menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada tata kelola yang bersih, profesional dan dipimpin oleh figur yang benar-benar kompeten di bidangnya.

“Ini demi menjaga mmuruah program dan masa depan generasi Indonesia,” pungkas Anshar Ilo.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Tegas! Istana Bantah MBG Sunat Anggaran Pendidikan
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PT Pertamina Trans Kontinental Cetak 31 Ribu Vessel Calls, Laba Kotor Melonjak 141%
• 57 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
6 Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Disadari Membuat Rambut Rontok
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menteri UMKM Soroti Dugaan Impor Ilegal Pakaian dari Cina, Singgung Nasib UMKM
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ramadan Cook Off di JConnect Surabaya 2026: Ibu-Ibu Tunjukkan Kreativitas Kuliner
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.