Penulis: Akhmad Rizky
TVRINews, Kalimantan Selatan
Beberapa hari terakhir, media sosial di Kabupaten Hulu Sungai Tengah diramaikan oleh berbagai unggahan kritik masyarakat terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan yang dinilai tidak memenuhi standar.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sadillah, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai rapat koordinasi bersama pemerintah daerah di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Ia menegaskan bahwa sebagai bentuk komitmen perbaikan, SPPG yang dinilai teledor telah dilaporkan secara berjenjang hingga ke tingkat pusat dan kini menunggu sanksi yang akan diberikan.
“Saya pribadi dan atas nama SPPG meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Hulu Sungai Tengah. Menu yang disajikan memang menurut sebagian belum memenuhi standar. Kami berjanji akan memperbaikinya ke depan. SPPG yang teledor sudah kami hubungi dan laporannya telah disampaikan ke pusat secara berjenjang. Kita tinggal menunggu beberapa hari untuk mengetahui sanksi yang diberikan atas keteledoran tersebut,” ujar Sadillah, Sabtu (28/2/2026).
Ia menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh serta meningkatkan mutu menu MBG agar sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Untuk memperketat pengawasan, SPPG Hulu Sungai Tengah juga telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk mendapatkan pendampingan.
Selain itu, Sadillah berharap publik memahami struktur anggaran MBG, di mana dari alokasi Rp15 ribu untuk porsi besar dan Rp13 ribu untuk porsi kecil, tidak seluruhnya digunakan untuk bahan baku makanan, melainkan juga untuk biaya operasional dapur dan sewa mitra.
Editor: Redaksi TVRINews





