Grid.ID - Tahukah kamu bagaimana cara dan tips mencegah asam lambung naik selama Ramadan 2026? Simak artikel di bawah ini agar ibadah puasa kamu tetap lancar jaya selama sebulan penuh.
Puasa Ramadan merupakan momen yang istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah sekaligus melatih pengendalian diri. Namun, bagi sebagian orang, terutama yang memiliki riwayat gangguan lambung, perubahan pola makan dan jam makan selama puasa dapat memicu keluhan asam lambung naik atau gastroesophageal reflux (GERD).
Kondisi tersebut sering ditandai dengan rasa perih di dada (heartburn), mual, kembung, atau rasa asam di tenggorokan. Selama Ramadan 2026, penting untuk memperhatikan pola makan dan gaya hidup agar ibadah tetap lancar tanpa gangguan kesehatan.
Dengan pengaturan yang tepat saat sahur dan berbuka, risiko asam lambung naik bisa ditekan secara signifikan. Berikut lima tips efektif untuk mencegahnya:
1. Jangan Lewatkan Sahur
Sahur membantu menjaga lambung tidak kosong terlalu lama. Saat lambung kosong dalam waktu panjang, produksi asam tetap berlangsung dan bisa mengiritasi dinding lambung.
Pilihlah makanan yang tinggi serat (oat, roti gandum, sayur). Kamu juga bisa menambahkan protein (telur, tempe, tahu). Kemudian hindari makanan terlalu pedas atau asam saat sahur.
2. Hindari Makan Berlebihan Saat Berbuka
Berbuka dengan porsi besar sekaligus dapat membuat lambung “kaget” dan memicu lonjakan asam lambung. Awali dengan memakan beberapa buah kurma dan air putih.
Beri jeda sebelum makan besar. Kamu juga harus makan secara perlahan dan mengunyah dengan baik.
3. Batasi Makanan Pemicu Asam Lambung
Beberapa jenis makanan dapat memperburuk refluks asam. Sebaiknya hindari atau batasi makanan pedas dan berlemak tinggi, gorengan, minuman berkafein (kopi, teh pekat), dan minuman bersoda. Sebagai gantinya, pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang.
4. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan
Tidur atau berbaring setelah sahur atau berbuka dapat memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Kamu perlu memberi jarak minimal 2–3 jam sebelum tidur setelah makan besar. Kemudian, saat tidur, posisikan kepala sedikit lebih tinggi.
5. Kelola Stres dan Pola Istirahat
Stres dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperburuk gejala. Kurang tidur juga dapat memengaruhi sistem pencernaan.
Kamu perlu mengatur waktu istirahat yang cukup meski jadwal berubah selama Ramadan. Lakukan relaksasi ringan seperti pernapasan dalam atau dzikir. Selain itu, hindari begadang berlebihan kecuali untuk ibadah penting.
Dengan menerapkan lima langkah di atas, puasa selama Ramadan 2026 dapat dijalani dengan lebih nyaman dan minim gangguan lambung. Jika keluhan asam lambung tetap sering muncul atau memburuk, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Itulah beberapa tips mencegah asam lambung naik selama Ramadan 2026. Ibadah puasa kamu tetap lancar jaya selama sebulan penuh. (*)
Artikel Asli



