JAKARTA, KOMPAS.TV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran bertujuan untuk menumbangkan Ayatollah Ali Khamenei.
Seperti diketahui, serangan yang dilakukan Israel dan AS kepada Iran terjadi pada hari ini, Sabtu (28/2/2026).
"Beberapa saat yang lalu Israel dan Amerika Serikat melancarkan kampanye gabungan operasi Lion's Roar. Tujuan operasi ini adalah untuk mengakhiri ancaman dari Ayatollah di Iran," kata Netanyahu, dilansir dari video KompasTV, Sabtu.
Baca Juga: Iran Balas Serangan Israel-AS: Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika di Qatar hingga Bahrain
Ia mengatakan, dalam serangan itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menargetkan fasilitas Garda Revolusi dan Basij serta lokasi-lokasi balistik yang dinilainya dapat mengancam Israel dan pasukan AS.
Menurutnya, Iran sebagai ancaman yang berbahaya tidak hanya bagi eksistensi Israel di kawasan, melainkan juga AS.
"Selama 47 tahun, rezim kejahatan terjadi di Iran menyerukan "Matilah Israel, Matilah Amerika. Mereka menginjak-injak rakyatnya sendiri, menyebarkan teror ke seluruh kawasan, dan membangun jaringan teror yang rumit ke seluruh dunia," ungkapnya.
"Mereka menginvestasikan sumber daya yang sangat besar untuk mengembangkan bom nuklir serta puluhan ribu rudal yang dimaksudkan sebagaimana mereka nyatakan, untuk menghapus Israel dari peta. Mereka juga mempersenjatai afiliasi teroris di sekitar kami di Gaza, Lebanon, Suriah, Irak, Yama, Yudea, dan Samaria."
Ia juga menyebut para tirani di Iran berupaya membangun kembali kemampuan nuklir dan rudal serta menyembunyikan di bawah tanah agar tidak dapat dijangkau oleh pihaknya.
"Jika kita tidak menghentikan mereka sekarang, mereka akan menjadi kebal," ucapnya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- iran
- israel
- Netanyahu
- israel as serang iran
- Ayatollah Ali Khamenei





