PAD 2026 Ditarget Naik Rp20 Miliar, Fairid Optimalkan Potensi Tersembunyi

eranasional.com
2 jam lalu
Cover Berita

Palangka Raya, ERANASIONAL.COM – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 ditargetkan naik sekitar Rp20 miliar lebih, kalau dibanding tahun sebelumnya.

‎Hal itu disampaikan Fairid usai menghadiri buka puasa bersama di Kantor Bapenda Kota Palangka Raya, Jalan Yos Sudarso, Sabtu (28/2/2026).

‎Menurutnya realisasi pendapatan tahun 2025 mengalami peningkatan, Meski di sisi lain pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran, kondisi tersebut masih bisa diimbangi dari kenaikan PAD.

‎“Memang ada peningkatan di 2025. efisiensi tetap berjalan, tapi belanja pegawai dan lainnya masih bisa ditutupi dari kenaikan PAD” tutur Fairid.

‎Fairid menegaskan, sebelum penyusunan APBD, Bapenda sudah lebih dulu melakukan pembahasan internal untuk memetakan potensi yang bisa dimaksimalkan.

‎Bukan hanya dari sektor yang sudah berjalan tetapi juga sektor yang selama ini belum tergarap secara optimal.

‎Beberapa yang menjadi perhatian di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

‎Pemerintah juga melakukan pembaruan data wajib pajak guna memperluas basis penerimaan. Namun, langkah tersebut tetap melalui kajian regulasi.

‎“Kita lihat dulu aturannya. Kalau perlu revisi atau penyesuaian, itu yang kita lakukan,”

‎Terkait peran pengembang Fairid menyebut sektor properti memiliki kontribusi langsung terhadap PAD, terutama dari BPHTB dan PBB.

‎Oleh karena itu koordinasi dengan pihak pengembang dinilai penting agar pembangunan tetap berjalan dan penerimaan daerah ikut terdongkrak.

‎Selain soal pendapatan, Fairid juga menyinggung keberadaan ritel modern di Palangka Raya. Ia memastikan tidak ada penambahan gerai baru.

‎“Tidak ada penambahan. Kalau pun ada, biasanya hanya pindah lokasi” tegasnya.

‎Terkait perizinan usaha Fairid meminta pengajuan tetap melalui mekanisme yang berlaku di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

‎“Silahkan lewat PTSP sekarang kita sudah pakai sistem OSSKalau tidak sesuai zonasi, ya tidak bisa” jelasnya

‎Untuk pajak ritel modern, pemerintah tetap menarik pajak reklame, parkir, hingga PBB sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Terakhir dirinya menambahkan, meski target PAD naik, pemerintah tidak serta-merta menaikkan beban kepada masyarakat atau pelaku usaha. Upaya yang dilakukan lebih pada menggali dan memperluas potensi yang sudah ada.

‎“Kita optimis bisa meningkat, tapi tetap realistis,” pungkasnya.

Reporter: Zailani


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bangun Pagi Langsung Lihat Lembah Hijau, Ini Resort Baru Paling Instagramable di Ubud
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Kejaksaan Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Kasus Minyak Mentah
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Siap Fasilitasi Dialog Antara Iran dan AS
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Dubes RI untuk Iran Ungkap Kondisi WNI di Teheran Usai Serangan Israel-AS
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.