China Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Minta Serangan Militer Dihentikan

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Beijing, VIVA – Pemerintah China mengutuk serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran dan meminta agar aksi militer segera dihentikan.

"Kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah Iran harus dihormati. China menyerukan penghentian segera aksi militer," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China dalam pernyataan tertulis di laman Kementerian Luar Negeri yang diakses ANTARA di Beijing, Sabtu.

Baca Juga :
Serang Lokasi Sipil, Iran Tuding Israel-AS Langgar Piagam PBB
Kondisi WNI di Iran usai Serangan Israel-AS

Pada Sabtu 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan gabungan terhadap Iran. Serangan itu merupakan serangan kedua Presiden AS Donald Trump setelah serangan pertama "Operasi Midnight Hammer" ke Iran pada Juni 2025.

China pun disebut sangat prihatin atas serangan militer terhadap Iran yang dilancarkan oleh AS dan Israel.

"Kami minta agar tidak ada eskalasi lebih lanjut dari situasi saat ini, kembali memulai dialog dan negosiasi, serta terus berupaya untuk menegakkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah," demikian disebutkan dalam pernyataan tersebut.

Trump menyatakan bahwa pasukan AS meluncurkan operasi militer berskala besar terhadap Iran untuk melindungi rakyatnya dengan melenyapkan ancaman langsung dari rezim Iran berupa pengembangan senjata nuklir.

Trump juga berjanji akan menghancurkan rudal Iran, meluluhlantakkan industri misilnya, dan memusnahkan angkatan lautnya, seraya menegaskan kembali bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

“Kami akan menghancurkan rudal mereka dan meluluhlantakkan industri misil mereka hingga rata ke tanah. Itu akan benar-benar, sekali lagi, dimusnahkan,” kata Trump dalam video yang diunggah di akun Truth Social miliknya.

Ia juga menegaskan bahwa Washington akan menindak kelompok-kelompok proksi yang disebutnya mengancam stabilitas kawasan. Ia juga menyinggung penggunaan IED atau bom pinggir jalan yang menurutnya telah melukai dan menewaskan ribuan orang, termasuk warga Amerika.

Trump juga kembali menekankan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Sebelumnya, pada Sabtu 28 Februari, dilaporkan bahwa Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran.

Serangan itu disebut Iran sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan Pasal 2 ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta berjanji akan merespons, serta melancarkan serangan balasan.

Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa serangan itu menargetkan infrastruktur pertahanan dan lokasi sipil di beberapa kota serta terjadi ketika Teheran dan Washington sedang terlibat dalam proses diplomatik.

Baca Juga :
Balas Serangan Israel, Iran Luncurkan Rudal dan Drone
40 Siswa SD Tewas Usai Serangan Israel ke Iran
Israel-AS Serang Iran, Presiden Masoud Pezeshkian dalam Kondisi Sehat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jet Militer Pakistan Ditembak Jatuh di Nangarhar, Pilot Ditangkap Pasukan Afghanistan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Gubernur Kaltim Pilih Mobil Dinas Mewah, Padahal Banyak SUV 4x4 Murah
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Lesti Kejora Melahirkan Anak Ketiga di Bulan Februari 2026, Rizky Billar: Namanya Bukan Febri Ya!
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Menko PM: Tidak Ada Kenaikan Iuran BPJS Tahun Ini
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Ketua BoP Serang Iran, Masih Pantaskah Disebut Dewan Perdamaian?
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.