Batam (ANTARA) - Kepolisian Resor Lingga, Polda Kepulauan Riau membangun kesadaran hukum siswa dan juga tenaga pendidikan dalam mencegah praktik perundungan di sekolah.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, dalam keterangannya dikonfirmasi di Batam, Sabtu, mengatakan, jajarannya mendatangi sekolah-sekolah memberikan edukasi tentang kesadaran hukum mencegah perundungan.
“Melalui kegiatan “Speak Up, Stop Bullying” ini kami ingin menanamkan kepada para pelajar bahwa perundungan tidak boleh dianggap sepele,” kata Pahala.
Kegiatan edukasi “Speak Up, Stop Bullying” ini dimotori oleh Satreskrim Polres Lingga dengan mendatangi sejumlah sekolah yang ada di wilayah tersebut, mulai dari tingkat SD, SMP hingga jenjang SMA sederajat.
Kegiatan “Speak Up, Stop Bullying” Polres Lingga dipimpin langsung Pejabat sementara Kasatreskrim Polres Lingga, Iptu Maidir Riwanto.
Dalam penyampaian materinya, dia menegaskan pentingnya keberanian siswa untuk berbicara (speak up) atau melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan di sekolah.
Selain itu, pihak sekolah juga diimbau terus meningkatkan pengawasan terhadap seluruh siswa guna mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan edukasi ini dikemas dalam suasana keakraban dan interaktif. Hampir semua siswa mampu menjawab pertanyaan dari narasumber dengan baik. Serta memberikan hadiah bagi siswa yang berani menyuarakan kebenaran serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati.
“Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan edukasi agar sekolah menjadi tempat yang aman nyaman dan bebas dari perundungan,” kata Maidir.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, dalam keterangannya dikonfirmasi di Batam, Sabtu, mengatakan, jajarannya mendatangi sekolah-sekolah memberikan edukasi tentang kesadaran hukum mencegah perundungan.
“Melalui kegiatan “Speak Up, Stop Bullying” ini kami ingin menanamkan kepada para pelajar bahwa perundungan tidak boleh dianggap sepele,” kata Pahala.
Kegiatan edukasi “Speak Up, Stop Bullying” ini dimotori oleh Satreskrim Polres Lingga dengan mendatangi sejumlah sekolah yang ada di wilayah tersebut, mulai dari tingkat SD, SMP hingga jenjang SMA sederajat.
Kegiatan “Speak Up, Stop Bullying” Polres Lingga dipimpin langsung Pejabat sementara Kasatreskrim Polres Lingga, Iptu Maidir Riwanto.
Dalam penyampaian materinya, dia menegaskan pentingnya keberanian siswa untuk berbicara (speak up) atau melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan di sekolah.
Selain itu, pihak sekolah juga diimbau terus meningkatkan pengawasan terhadap seluruh siswa guna mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan edukasi ini dikemas dalam suasana keakraban dan interaktif. Hampir semua siswa mampu menjawab pertanyaan dari narasumber dengan baik. Serta memberikan hadiah bagi siswa yang berani menyuarakan kebenaran serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati.
“Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan edukasi agar sekolah menjadi tempat yang aman nyaman dan bebas dari perundungan,” kata Maidir.





