Menanti Siasat Cerdik Chivu Temukan Mesin Gol Baru Inter Milan Usai Cedera Lautaro Martinez Jelang Lawan Genoa

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Inter Milan bersiap menghadapi Genoa dalam lanjutan kompetisi domestik dengan beban yang tidak ringan. Di tengah padatnya jadwal, bayang-bayang semifinal Coppa Italia melawan Como serta derby panas pekan depan membuat laga ini terasa jauh lebih kompleks.

Cristian Chivu paham betul bahwa satu keputusan kecil bisa berdampak besar bagi perjalanan timnya. Ia tidak hanya dituntut meraih tiga poin, tetapi juga menjaga kondisi fisik para pemain kunci agar tetap prima.

Lini serang menjadi sektor yang paling menyita perhatian. Komposisi penyerang belum sepenuhnya final karena pelatih asal Rumania itu masih menimbang berbagai kemungkinan.

Dilansir dari Sky Sport, pilihan pertama adalah menduetkan Marcus Thuram dengan Bonny sambil memberi waktu istirahat kepada Pio Esposito. Opsi lainnya adalah tetap memainkan Esposito yang tengah menikmati momentum positif berkat ketajamannya di kotak penalti.

Keputusan tersebut tidak sederhana karena Inter juga kehilangan Lautaro Martinez akibat cedera. Absennya sang kapten membuat peran Thuram semakin vital, meski performanya musim ini terbilang naik turun.

Chivu tentu tidak ingin mengambil risiko berlebihan dengan memaksakan pemain yang belum sepenuhnya bugar. Namun di saat yang sama, ia juga harus memikirkan kesiapan tim untuk laga semifinal yang tak kalah menentukan.

Di lini tengah, nama Davide Frattesi mulai mencuat sebagai bagian dari skenario rotasi. Energi dan mobilitasnya dinilai bisa menjadi pembeda ketika tim membutuhkan dorongan tambahan.

Sektor pertahanan pun mengalami penyesuaian. Alessandro Bastoni absen karena sanksi, sehingga Carlos Augusto disiapkan untuk mengisi sisi kiri pertahanan.

Sementara itu, Francesco Acerbi kembali dipercaya memimpin barisan belakang. Pengalamannya dibutuhkan untuk menjaga stabilitas ketika tim melakukan sejumlah perubahan komposisi.

Pertandingan melawan Genoa tak bisa dipandang sebelah mata. Meski di atas kertas Inter lebih diunggulkan, fokus yang terbelah bisa menjadi celah berbahaya.

Di sinilah kecermatan Chivu diuji sebagai pelatih. Ia harus piawai membagi menit bermain tanpa mengorbankan ritme dan kekompakan tim.

Musim telah memasuki fase krusial yang menuntut konsistensi penuh. Satu kesalahan rotasi saja berpotensi merusak momentum yang sudah dibangun sejak awal musim.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Raja Statistik IBL 2026: Dominasi Bramah hingga Aksi Serba Bisa DJ Cooper
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
KCI Amankan Pelaku Pelecehan di KRL Jakarta-Bogor, Bakal Di-blacklist
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Gorontalo kuatkan layanan Samsat di Wilayah terjauh
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo: Imlek Bukan Hanya Perayaan Keagamaan, Ini Momentum Persatuan Bangsa
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Bertekad Balas Agresi Israel-AS
• 12 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.