Bisnis.com, JAKARTA – Iran melancarkan serangan balik ke Israel. Satu rudal yang dilayangkan Iran mendarat di Israel Utara dan membuat satu orang terluka.
Melansir Aljazeera, sebuah gedung berlantai sembilan terdampak serangan meski setelah rudal yang diluncurkan Iran berhasil dicegat. Akibatnya, seorang pria mengalami luka ringan setelah terkena pecahan peluru dari rudal pencegat.
"Laporan tersebut menambahkan bahwa kerusakan parah terjadi pada salah satu apartemen," tulis Aljazeera melaporkan siaran dari stasiun televisi Israel Channel 12, Sabtu (28/2/2026).
Sementara itu, Layanan darurat Magen David Adom (MDA) Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa paramedis telah memeriksa beberapa lokasi kejadian di mana laporan diterima, dan saat ini sedang memberikan perawatan medis kepada seorang pria berusia sekitar 50 tahun dalam kondisi ringan dengan luka akibat ledakan di Israel utara.
Dalam laporan yang sama, Angkatan Darat Israel menggambarkan suasana ketika Iran melancarkan serangan balik ke negara mereka. Mereka mengatakan sirene dibunyikan beberapa saat yang lalu di beberapa daerah di seluruh negeri setelah identifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran.
“Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika perlu untuk menghilangkan ancaman tersebut,” kata pernyataan militer di Telegram.
Baca Juga
- Dinilai Langgar Piagam PBB, Kedubes Iran Kutuk Serangan Israel-AS
- Serangan Udara Israel ke Iran, OPEC+ Bakal Bahas Opsi Peningkatan Pasokan Minyak
- Hancurkan Rudal Iran, Trump Umumkan Rencana Serangan
Meski militer sudah bergerak, sistem pertahanan tidak sepenuhnya tertutup, sehingga mereka menyarankan agar masyarakat untuk terus mematuhi pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana operasi militer besar untuk menghancurkan infrastruktur rudal Iran. Langkah itu menjadi upaya melindungi warga Amerika dan sekutu dari ancaman yang dinilai semakin meningkat dari Teheran.
Trump menegaskan bahwa target utama operasi adalah kemampuan persenjataan strategis Iran, termasuk rudal jarak jauh yang disebut dapat mengancam pangkalan militer AS di luar negeri hingga wilayah Eropa. Dia menilai upaya diplomasi selama ini tidak membuahkan hasil.
"Kami akan menghancurkan senjata-senjata mereka dan industri senjata mereka ke tanah," kata Trump dalam pernyataannya disiarkan di YouTube resmi The White House, Sabtu (28/2/2026).





