Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam serangan Israel terhadap Sekolah Dasar (SD) putri di Iran selatan pada Sabtu (28/2).
“Tindakan biadab ini merupakan lembaran hitam baru dalam catatan kejahatan tak terhitung yang dilakukan oleh para agresor,” kata Pezeshkian dalam sebuah pernyataan mengenai serangan tersebut, dikutip dari AFP.
Adapun siswi SD di Provinsi Hormozgan yang tewas itu berjumlah 63 orang menurut media pemerintah Iran.
Sebelumnya, Israel menyerang sejumlah kota di Iran, termasuk Ibu Kota Teheran, pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat. Belakangan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut invasi militer AS ke Iran sudah dimulai.
Trump menyebut tujuannya adalah untuk membebaskan masyarakat Iran dari rezim yang berkuasa saat ini.





