Jelang Mudik Lebaran, Pemerintah Pastikan Tuntaskan 7.000 Lubang di Jalan Pantura

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, KARAWANG — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bakal mempercepat perbaikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat guna menjamin kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran 2026. 

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menargetkan penanganan ribuan titik kerusakan jalan tuntas secara menyeluruh sebelum puncak arus mudik dimulai.

Berdasarkan laporan Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) DKI–Jawa Barat, jumlah lubang jalan yang terdeteksi awalnya mencapai 7.000 titik. Kini, posisinya telah berkurang hingga tersisa 2.500 titik.

"Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free [bebas lubang]," ujar Dody  saat meninjau ruas Pantura, Sabtu (28/2/2026).

Untuk jangka pendek, penanganan difokuskan menggunakan metode penambalan (patching) demi menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan pemudik. Langkah ini diambil sebagai respons darurat untuk meniadakan hambatan di jalur utama logistik dan transportasi tersebut.

Selain penambalan, Kementerian PU juga menyiapkan program pelapisan ulang (overlay) serta peningkatan konstruksi menjadi beton (rigid pavement) pada titik-titik kritis. Prioritas pengerjaan diarahkan pada segmen jalan sepanjang 100 kilometer menjelang perbatasan Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga

  • Kementerian PU Turun Tangan, Perbaikan Jalan Jalur Pantura Rampung H-10 Lebaran
  • Respons Cepat, Kementerian PU Bangun Hunian Modular untuk Warga Tegal
  • Kementerian PU Perkuat Jalur Pantura Indramayu, Segini Anggarannya

"Untuk itu, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menyiapkan program overlay dan penggunaan konstruksi beton di titik-titik kritis, terutama di segmen jalan sepanjang 100 kilometer menjelang perbatasan Jawa Tengah," tambah Dody.

Pemerintah juga menyoroti pentingnya normalisasi muara sungai dan sistem drainase di sepanjang jalur Pantura Barat, termasuk aliran Citarum, Ciliwung, hingga Cisadane. Langkah mitigasi ini dilakukan guna mencegah banjir rob dan genangan air yang menjadi penyebab utama kerusakan aspal.

Guna mengantisipasi cuaca ekstrem, Kementerian PU menyiagakan pompa di titik rawan banjir serta membangun posko bersama tim jalan dan tim air. Sinergi ini bertujuan agar setiap genangan yang muncul dapat segera dibuang ke laut sehingga tidak merusak struktur jalan.

Terakhir, Dody memastikan seluruh jajaran kementerian akan bersiaga penuh selama periode mudik untuk menjaga fungsionalitas jalan tetap optimal. Fokus utama pemerintah adalah memastikan jalur Pantura Barat layak dan aman bagi jutaan masyarakat yang akan melakukan perjalanan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Serang Iran, Pengamat Politik: Tanpa Restu Trump Mustahil Terjadi
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
7 Arti Mimpi Berang-berang, Pertanda Awal Baru hingga Burnout?
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Ratusan Polantas amankan lalu lintas saat perayaan Imlek Nasional
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Ciduk Ibu Muda di Pangkalpinang, Simpan 1,1 Kilogram Sabu di Bawah Meja Kontrakan
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Heboh Jet Tempur F-16 Ditembak Jatuh Taliban, Pakistan Buka Suara!
• 20 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.