Teheran: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan udara telah menghancurkan kompleks kediaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan menambahkan bahwa “semua indikasi menunjukkan bahwa dia ini tidak lagi bersama kita”.
Meskipun tidak secara eksplisit mengkonfirmasi kematian Khamenei, ini adalah indikasi resmi terkuat hingga saat ini bahwa pemimpin yang hilang itu telah meninggal.
Baca Juga :
Presiden Iran Aman usai Serangan AS-Israel, Khamenei Ditransfer ke Lokasi RahasiaKementerian Luar Negeri Iran sebelumnya mengklaim kepada Sky News bahwa pemimpin tertinggi dan presiden Iran keduanya “aman dan sehat”. Dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya mengatakan kepada NBC News bahwa mereka masih hidup “sejauh yang saya tahu”.
Sebelumnya juga ada laporan bahwa Khamenei akan memberikan pidato, tetapi Kementerian Kebudayaan Iran mengatakan laporan tersebut tidak benar.
Laporan terkait nasib Khamenei juga datang dari Reuters melaporkan bahwa pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah meninggal dunia. Menurut seorang pejabat senior Israel, Khamenei, yang telah memerintah Iran sejak 1989, telah meninggal dan jenazahnya telah ditemukan.
Axios, mengutip seorang pejabat Israel, juga melaporkan bahwa duta besar Israel untuk AS telah memberi tahu pejabat AS bahwa Khamenei telah terbunuh.
Namun belum memiliki konfirmasi resmi, tetapi pihak Israel tampaknya yakin bahwa ia telah terbunuh.
Netanyahu mengatakan serangan tersebut akan membantu mereka "membebaskan diri dari tirani".
“Mereka memiliki kesempatan sekali seumur hidup untuk menggulingkan pemerintahan Iran,” kata ujar Netanyahu, dikutip dari Guardian, Minggu 1 Maret 2026.
Ia mendesak rakyat Iran untuk "turun ke jalan secara massal" dan "menyelesaikan pekerjaan".




