UI Tegaskan Pria Viral Berteriak ke Polisi saat Demo Bukan Mahasiswanya

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Universitas Indonesia (UI) memastikan \pria yang viral karena berteriak sambil menunjuk anggota kepolisian saat demonstrasi di depan Mabes Polri bukan mahasiswa UI.

Penegasan ini disampaikan setelah video yang memperlihatkan pria mengenakan jas almamater kuning beredar luas di media sosial dan dikaitkan dengan kampus tersebut.

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, mengatakan pihak kampus telah melakukan penelusuran identitas melalui berbagai sumber resmi, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (BEM FIA) UI dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).

Baca juga: 500 Mahasiswa UI Bersiap Demo di Mabes Polri, Kritik Berulangnya Kekerasan Polisi

“Berdasarkan hasil komunikasi dan pengecekan bersama BEM FIA Ul serta penelusuran pada PDDIKTI, dapat dipastikan bahwa individu yang terdapat dalam video tersebut bukan merupakan mahasiswa Universitas Indonesia,” tegas Erwin dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, pria dalam video diketahui terdaftar sebagai mahasiswa di perguruan tinggi lain.

Keberatan atas penggunaan almamater

UI juga menyatakan keberatan atas penggunaan jas almamater kuning yang identik dengan identitas kampus. Erwin menyampaikan, penggunaan atribut institusi tanpa hak berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.

“Ul juga menyampaikan keberatan atas penggunaan atribut atau simbol institusi tanpa hak dan tanpa konfirmasi,” ujar Erwin.

Menurut UI, tindakan tersebut dapat berdampak pada reputasi lembaga.

“Tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik serta mencemarkan nama baik lembaga dan pihak-pihak yang tidak terkait,” sambung dia.

UI juga menegaskan penolakan terhadap tindakan provokatif dalam aksi unjuk rasa yang dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai akademik, seperti integritas, nalar kritis, dan penghormatan terhadap hukum.

Baca juga: Momen Mahasiswa Tunjuk-tunjuk dan Teriak ke Polisi Saat Demo di Mabes Polri

Sebelumnya diberitakan, seorang peserta aksi berteriak sambil menunjuk anggota kepolisian yang tengah bertugas mengamankan demonstrasi mahasiswa di depan Mabes Polri pada Jumat (27/2/2026).

Dalam video yang beredar, pria berjas almamater kuning itu mengangkat jari telunjuk tepat di depan wajah seorang polisi yang tetap bergeming.

Sempat ditarik rekannya, ia kembali mendekat untuk meluapkan emosinya sebelum akhirnya ditarik menjauh oleh massa aksi lainnya.

Usai aksi, pria berinisial SB menjelaskan alasannya melakukan tindakan tersebut. Ia mengaku mengenali salah satu anggota polisi yang bertugas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut SB, polisi berinisial S pernah memukulnya saat demonstrasi pada akhir Agustus 2025. Saat itu, kata dia, polisi tidak mengenakan seragam cokelat seperti ketika mengawal aksi terbaru.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zita Anjani Utusan Presiden bidang Pariwisata Kenalkan Program Unlock Indonesia lewat Suara Surabaya
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Serangan AS-Israel Sasar Sekolah di Iran, 40 Orang Tewas | KOMPAS SAHUR
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Tembakan Rudal ke Israel, Kuwait, Bahrain, Qatar, UEA, Arab Saudi
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Malangnya Nasib Febri Hariyadi, Cedera Lama Kambuh Setelah Debut Bersama Persis: Harus Absen hingga 8 Bulan
• 5 jam lalubola.com
thumb
Menhub Beberkan Penyebab Meroketnua Harga Tiket Pesawat saat Lebaran
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.