Tinggalkan Parpol Lama lalu Gabung PSI, Siapa Saja yang Kini Merapat ke Kandang Gajah?

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah politikus senior memutuskan meninggalkan partai politik yang telah lama menaungi mereka untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Perpindahan ini terjadi dalam beberapa bulan terakhir dan melibatkan nama-nama yang sebelumnya menempati posisi strategis di partai asalnya. Berikut deretan politikus yang bergabung ke PSI.

Nina Agustina

PSI yang dikenal dengan logo gajah baru saja menerima bergabungnya politikus PDI Perjuangan (PDI-P), Nina Agustina. Ia memutuskan keluar dari PDI-P dan bergabung dengan PSI setelah mengaku mendapat restu dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Ahmad Ali soal Pengurus PSI Semarang Ramai-ramai Mundur: Riak Invasi Jateng

Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyambut bergabungnya Nina dalam sebuah acara di Cipete, Jakarta Selatan.

"Ya, saya mengucapkan selamat datang, selamat bergabung di keluarga besar di Rumah Gajah, di Kandang Gajah," kata Ahmad Ali, Jumat (27/2/2026) malam.

Ahmad Ali menyebut, Nina Agustina akan mengisi posisi kepengurusan PSI di tingkat Jawa Barat.

Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse

Selain dari PDI-P, tiga politikus Partai NasDem juga lebih dahulu hengkang dan bergabung dengan PSI. Mereka adalah Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu.

Ahmad Ali dan Bestari Barus resmi bergabung dengan PSI pada 25 September 2025. Sementara Rusdi Masse menyusul pada 29 Januari 2026. Hingga kini, tidak ada penjelasan rinci mengenai alasan utama perpindahan mereka.

Sebelum resmi bergabung, Bestari Barus mengaku sempat bertemu dengan Presiden Jokowi untuk menyampaikan niatnya.

"Sebelum saya bergabung dengan PSI, saya terlebih dahulu bertemu dengan Pak Jokowi dan menyatakan, 'Pak, saya bergabung deh, Pak' gitu," ungkap Barus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (29/9/2025).

Baca juga: Anak Eks Kapolri Tinggalkan PDIP, Gabung PSI, lalu Sowan ke Jokowi

"'Oh, dengan senang hati,' beliau jawab seperti itu," sambungnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bestari didampingi Ahmad Ali yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai NasDem. PSI sendiri saat ini dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra sulung Presiden Jokowi.

Jokowi: akan lebih banyak tokoh bergabung

Sebelumnya, Jokowi menyatakan bahwa akan semakin banyak tokoh yang bergabung dengan PSI.

“PSI sekarang ini telah menjadi partai super Tbk. PSI sekarang ini semakin terbuka, semakin inklusif. Banyak yang bergabung dan akan lebih banyak lagi yang akan bergabung," kata Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

“Yang akan bergabung baik itu tokoh-tokoh nasional, tokoh-tokoh provinsi, tokoh-tokoh kabupaten dan kota akan lebih banyak lagi," sambungnya.

Menurut Jokowi, bertambahnya jumlah tokoh yang bergabung akan membuat PSI semakin beragam. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya toleransi dan kesatuan visi di internal partai.

Baca juga: PSI Tolak Keras Gugatan Keluarga Presiden Dilarang Nyapres: Diskriminatif!

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Hati-hati, akan semakin banyak perbedaan-perbedaan. Perbedaan selera, perbedaan keinginan-keinginan, perbedaan kepentingan, dan perbedaan-perbedaan lainnya akan semakin banyak," kata Jokowi.

“Oleh sebab itu, butuh toleransi. Kita butuh satu visi. Kita butuh menjaga kerukunan, menjaga kesolidan, menjaga persatuan di antara kita," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siap-Siap! Warga RI Bakal Dapat Kabar Buruk Besok
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo: Imlek Bukan Hanya Perayaan Keagamaan, tapi Momentum Kebangsaan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Konflik Iran Vs Amerika dan Israel, Ustaz Yusuf Mansur Bagikan Postingan Media yang sebut Benjamin Netanyahu Tewas: Kita Doakan!
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Rudy Eka Priyambada Berbagi Kabar dari Arab Saudi: Dalam Keadaan Aman, Berharap Perang Mereda
• 3 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.