Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Pantau Ketat Keselamatan 58.873 Jemaah Umrah

mediaindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita

ESKALASI keamanan di kawasan Timur Tengah berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Arab Saudi. Sejumlah maskapai dilaporkan telah melakukan perubahan rute hingga penundaan jadwal penerbangan sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika situasi regional.

Situasi ini secara otomatis memengaruhi jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah asal Indonesia, baik yang saat ini tengah berada di Tanah Suci maupun jemaah di Tanah Air yang sedang menunggu jadwal keberangkatan.

Puluhan Ribu Jemaah Dalam Pantauan

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jemaah umrah Indonesia saat ini berada di Arab Saudi. Pemerintah memastikan kondisi seluruh jemaah terpantau melalui koordinasi ketat dengan perwakilan RI dan otoritas setempat.

Baca juga : Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah untuk Lindungi Jemaah

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Puji Raharjo, menyatakan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan situasi dengan cermat.

“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” ujar Puji Raharjo dalam keterangan yang diterima, Sabtu (28/2).

Komunikasi Intensif dengan PPIU

Puji juga menginstruksikan seluruh PPIU untuk menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, maupun KBRI Riyadh. Hal ini bertujuan agar setiap perubahan situasi di lapangan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Baca juga : Kemenhaj Prioritaskan Mediasi dalam Penanganan Aduan Jemaah

“Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Imbauan untuk Keluarga di Tanah Air

Pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan maksimal dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan jemaah. Kemenhaj pun meminta pihak keluarga di Indonesia untuk tetap tenang.

Negara memastikan hadir melalui pemantauan intensif agar jemaah tetap terlayani dengan baik. Keluarga diharapkan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak jelas sumbernya. Untuk mendapatkan informasi valid, masyarakat disarankan untuk terus berkomunikasi melalui PPIU masing-masing agar setiap perkembangan berasal dari saluran resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bikin Terheran-heran, Warga Iran Malah Bersorak Kegirangan Setelah Ayatollah Ali Khamenei Tewas Kena Serangan AS-Israel
• 31 menit lalutvonenews.com
thumb
Tak Pernah Kalah dari Chelsea Musim Ini Bukan Alasan Arsenal untuk Sesumbar
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Chelsea Olivia Jalani 4 Prosedur Medis akibat Penebalan Dinding Rahim, Ini Kronologinya
• 5 jam laluintipseleb.com
thumb
PLN IP Jamin Keandalan Pasokan Listrik Selama Ramadan-Idulfitri
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pimpin Apel Program Belida, Herman Deru Perkuat Gerakan Indonesia Asri
• 6 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.