Bupati Siak Minta Pabrik Kelapa Sawit Ambil 100% Pekerja Lokal

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PEKANBARU - Bupati Siak, Afni Zulkifli, mendorong perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Kabupaten Siak, Riau untuk berkomitmen menyerap tenaga kerja lokal guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan di daerah.

Hal itu disampaikan Afni saat berdialog dengan manajemen dua PKS, yakni PT Sri Indrapura Sawit Lestari (SISL) dan PT Berlian Inti Mekar (BIM), di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Kantor Bupati Siak.

"Kami mohon kita sama-sama berkomitmen membangun Siak. Caranya, terlibat dalam program kami, salah satunya korporasi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal," kata Afni, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Berdasarkan data 2023, terdapat 34 PKS berizin yang beroperasi di Kabupaten Siak. Pemkab Siak menargetkan minimal 70% tenaga kerja di setiap PKS berasal dari warga lokal. Namun Afni menegaskan, angka tersebut bukan batas akhir.

"Harapan kami bukan hanya pada angka 60% atau 70%, tapi kalau bisa 90% bahkan mendekati 100% tenaga kerja berasal dari masyarakat Siak," ujarnya.

Afni menjelaskan, posisi manajemen dan kepemilikan perusahaan wajar berasal dari luar daerah, namun tenaga operasional seharusnya bisa diisi dari warga lokal agar penyerapan tenaga kerja lebih proporsional. 

Baca Juga

  • Gapki Riau Protes Rencana Pajak Air Permukaan Kebun Sawit Korporasi
  • Harga TBS Sawit Sumut Pekan Ini (23/2) Naik Tipis Jadi Rp3.565,77 per Kg
  • Harga TBS Sawit Sumut Naik ke Rp3.572,15 per Kg

Dirinya juga menyoroti kondisi sosial yang mengkhawatirkan apabila persoalan ini tidak segera diatasi.

"Saat ini mencapai 180.000 jiwa masyarakat tergolong miskin di Siak. Saya khawatir jumlah penduduk bertambah, sementara penduduk lokal tetap menganggur, pasti nanti akan chaos," ujarnya.

Dalam dialog tersebut terungkap bahwa tantangan utama bukan pada kemauan perusahaan, melainkan kesiapan dan kesesuaian kompetensi tenaga kerja lokal itu sendiri. 

Untuk itu, Pemkab Siak berencana menggelar job fair guna mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja sekaligus memetakan kebutuhan riil industri.

Seluruh proses rekrutmen ke depan juga ditekankan harus berjalan transparan melalui koordinasi dengan pemerintah kampung dan perangkat daerah terkait.

Perwakilan manajemen PT SISL, M Vaiz Rahman, menyatakan dukungan terhadap upaya tersebut. Perusahaannya siap menempatkan tenaga kerja lokal melalui rekrutmen berbasis desa dengan menggantikan karyawan yang mengundurkan diri menggunakan pekerja lokal berkualifikasi.

"Untuk tenaga kerja ini sudah ada bobotnya. Biasanya kami menunggu ada yang resign dulu baru digantikan. Nanti kami umumkan kerja sama dengan kepala desa atau kepala kampung," ujar Vaiz.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wapres Gibran Sebut Kemeriahan Imlek Jejak Keberanian Gus Dur dan Megawati Merawat Kebhinekaan
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Lamborghini Batalkan Rencana Mobil Listrik Perdana, Fokus ke Hybrid
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Cara Dapat Tiket Beli 1 Gratis 1 Film Titip Bunda di Surga-Mu, Sudah Tayang di Bioskop!
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Jenazah Ketua KPAI Sekaligus Ketum Fatayat NU Disholatkan di Kantor PBNU
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Ada Rapat Dadakan Voluntary Eight, Mungkinkah Harga Minyak Stabil?
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.