Media Iran: Khamenei Tewas, Pemerintah Umumkan 40 Hari Berkabung

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sumber pemerintah Iran mengkonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyusul serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel.

Namun belum disebutkan jelas sumber pemerintah Iran yang dimaksud.

Dilansir Al-Jazeera, pemerintah Iran juga menetapkan 40 hari masa berkabung atas wafatnya Khamenei. Konfirmasi tersebut disampaikan kantor berita Tasnim dan Fars, pada Minggu (1/3). Fars menyebut keputusan berkabung diambil tak lama setelah kematian Khamenei diumumkan secara resmi ke publik.

Sementara itu, dilansir IRINN via AFP, stasiun televisi pemerintah Iran pada Minggu (1/3) mengonfirmasi kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tanpa menyebutkan serangan besar-besaran AS dan Israel.

Seorang presenter di televisi itu mengumumkan kematian Khamenei sekitar pukul 05.00 waktu setempat.

Seorang pejabat senior Israel sebelumnya mengatakan jasad Khamenei ditemukan setelah salah satu serangan menghantam kompleks yang menjadi target utama, dikutip dari Reuters.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan menyatakan kompleks tempat Khamenei berada telah dihancurkan.

Presiden AS Donald Trump mengakui AS bekerja erat dengan Israel dalam operasi tersebut. Trump mengatakan serangan itu bertujuan mengakhiri ancaman jangka panjang Iran dan memastikan negara tersebut tidak mampu mengembangkan senjata nuklir.

Trump menyebut sistem intelijen dan pelacakan telah memantau pergerakan Khamenei sebelum serangan dilakukan.

“Tidak ada satu hal pun yang bisa ia lakukan, atau para pemimpin lain yang terbunuh bersamanya,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.

Trump juga menyerukan agar rakyat Iran menggulingkan pemerintahannya. Namun ia memperingatkan operasi militer belum akan berhenti.

“Pemboman berat dan presisi, bagaimanapun, akan terus berlanjut tanpa gangguan sepanjang minggu ini atau selama diperlukan untuk mencapai tujuan kami, yaitu “perdamaian di seluruh timur tengah dan, pada kenyataannya, dunia!” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lancarkan Serangan Balasan, Iran Bidik Markas Komando AS di Bahrain | SAPA MALAM
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Bandara Soekarno-Hatta Pastikan Terminal Tetap Kondusif Meski Ada Cancel Penerbangan ke Timur Tengah
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Ultah Jatuh di Awal Puasa, Arumi Bachsin Kaget Dapat Kejutan dari Emil Dardak di Waktu Sahur
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Irak Umumkan 3 Hari Berkabung Nasional untuk Khamenei
• 1 jam laludetik.com
thumb
Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan, Mahasiswa Institut Agama Islam Al-Amanah Jeneponto Berbagi Takjil
• 22 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.