Malang: Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sejak Sabtu sore, 28 Februari 2026, memicu banjir genangan di dua desa. Luapan sungai di perbatasan Desa Saptorenggo dan Desa Mangliawan merendam puluhan rumah warga.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.19 WIB. Laporan awal diterima Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang dari warga dan Poslap Tumpang pada pukul 19.10 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan hujan dengan intensitas tinggi turun cukup lama di wilayah tersebut. Debit sungai yang melintasi perbatasan dua desa tidak mampu lagi menampung aliran air.
"Berdasarkan hasil informasi, hujan deras mulai pukul 17.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB di wilayah Kecamatan Pakis mengakibatkan debit air sungai perbatasan Desa Saptorenggo dan Desa Mangliawan meluap dan menggenang ke pemukiman rumah warga," kata Sadono, Minggu, 1 Maret 2026.
Baca Juga :
Kebutuhan Logistik Pengungsi Banjir di Makassar Dipastikan Terpenuhi
Di Desa Saptorenggo, genangan dilaporkan merendam tujuh kepala keluarga di RT06/RW06. Total terdapat 18 jiwa terdampak dari rumah-rumah milik Nur Hasem, Dian, Ian, Kasan, Piani, Hendrik, dan Suman.
Sementara di Desa Mangliawan, dampak banjir lebih meluas dan tersebar di sejumlah rukun tetangga. Di RT03/RW06 tercatat tiga kepala keluarga terdampak dengan total 12 jiwa. Genangan juga menjangkau RT04/RW06 dengan sedikitnya 10 rumah warga terdampak. Selain itu, empat rumah di RT02/RW06 serta dua rumah di RT01/RW05 turut tergenang air.
Wilayah terparah berada di RT06/RW04 Desa Mangliawan dengan 35 rumah warga terdampak. Hingga laporan terakhir disusun, pendataan kebutuhan mendesak dan estimasi kerusakan masih dalam proses asesmen.
Banjir genangan di dua desa di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu sore, 28 Februari 2026/BPBD Kab. Malang.
Sadono memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD bersama unsur Muspika Kecamatan Pakis, perangkat desa, PMI Kabupaten Malang, serta relawan langsung bergerak melakukan penanganan.
"Pukul 19.10 WIB Pusdalops PB menerima laporan dan berkoordinasi dengan sumber informasi. Pukul 20.20 WIB melaporkan pada pimpinan untuk tindak lanjut. Penanganan dan pembersihan dilanjut besok pukul 07.00 WIB," terang Sadono.
Hingga Minggu dini hari, kondisi cuaca dilaporkan masih hujan ringan hingga sedang. Petugas tetap bersiaga mengantisipasi potensi genangan susulan jika intensitas hujan kembali meningkat.




