JAKARTA, DISWAY.ID - KBRI Tehran terus melakukan komunikasi dengan seluruh warga negara Indonesia yang ada di Iran di seluruh kota untuk memastikan kondisi mereka usai Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran.
Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat mengatakan terdapat 329 WNI yang terdaftar resmi di KBRI.
"Tercatat paling tidak ada sekitar 329 warga negara Indonesia yang melaporkan diri dan tercatat secara resmi di KBRI Teheran," kata Roy dalam keterangannya Minggu, 1 Maret 2026.
BACA JUGA:Iran Siap Balas Dendam, AS dan Israel Dituding Langgar Piagam PBB
Roy memastikan 329 WNI tersebut tak mengalami atau terdampak dari serangan tersebut.
"Dapat saya sampaikan, sampai saat ini sekitar waktu 02.30 sore waktu Iran, seluruh simpul WNI yang kami hubungi di berbagai kota di Iran menyampaikan bahwa dirinya tidak mengalami atau merasakan adanya ancaman langsung terhadap para WNI tersebut," ujarnya.
Meski begitu, KBRI tetap mengimbau para WNI untuk tetap waspada.
BACA JUGA:Daftar Lengkap Penerbangan Timur Tengah yang Dibatalkan dari Bandara Soetta Imbas Serangan Israel-Iran
Ia mengatakan perlunya mengambil langkah segera untuk pengamanan diri dan keluarga.
"WNI mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melakukan pengamanan terhadap diri dan keluarga masih-masing," imbuhnya.
"Adapun asesmen mengenai keamanan Iran akan tetap dilakukan KBRI Tehran dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri di Jakarta," jelas dia.
BACA JUGA:Iran Bersumpah Mati-Matian Pertahankan Teritorial dan Kedaulatan dari Israel
Sebelumnya, Israel dan Amerika Serikat meluncurkan sejumlah serangan rudal ke ibu kota Teheran, Iran, pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa serangan Israel, bersama dengan Amerika Serikat (AS), dilancarkan untuk "menghilangkan ancaman eksistensial".
"Saudara dan saudariku, warga Israel, beberapa saat yang lalu, Israel dan Amerika Serikat meluncurkan operasi untuk menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh rezim teroris di Iran," kata Netanyahu dalam pernyataannya.





