Ayatollah Ali Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung 40 Hari

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas di kantornya pada Sabtu pagi selama serangan udara AS-Israel, media pemerintah mengkonfirmasi.

Ayatollah Ali Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung 40 Hari (FOTO:Dok BBC)

IDXChannel - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas di kantornya pada Sabtu pagi selama serangan udara AS-Israel, media pemerintah mengkonfirmasi.

Dilansir dari laman BBC Minggu (1/3/2026), sebuah pernyataan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, yang dibacakan oleh beberapa saluran siaran pemerintah mengkonfirmasi bahwa Ayatollah Khamenei tewas di kantornya pada Sabtu pagi.

Baca Juga:
Iran Konfirmasi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Tewas usai Serangan AS dan Israel

Seorang presenter, sambil menangis mengatakan bahwa negara itu akan memasuki masa berkabung selama 40 hari. Lebih dari 200 orang tewas selama serangan tersebut, menurut Bulan Sabit Merah. Sedangkan mitra media BBC, CBS News, melaporkan sekitar 40 pejabat Iran tewas.

Sebagai tanggapan, Iran telah melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah, terhadap sekutu AS dan di tempat-tempat di mana AS memiliki pangkalan militer, termasuk di Dubai, Doha, Bahrain, dan Kuwait.

Baca Juga:
Soroti Perang AS-Israel, Pramono Minta Waspadai Dampak Kenaikan Harga

"Inggris ikut serta dalam operasi pertahanan regional terkoordinasi untuk melindungi rakyat Inggris dan mitra regional," kata Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan Khamenei adalah salah satu orang paling jahat dalam sejarah dan bahwa kematiannya menandai kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka.

Baca Juga:
Sejumlah Negara di Arab Saudi yang Menampung Aset AS Jadi Sasaran Iran

Dia mengatakan AS akan terus membom Iran - dengan ledakan masih bergema di seluruh ibu kotanya, Teheran.  AS tidak dapat menyatakan perang tanpa persetujuan Kongres - dan operasi ini telah memecah belah para anggota parlemen, sebagian besar berdasarkan garis partai. Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mengatakan operasi militer tersebut merusak perdamaian di kawasan itu.

Lebih dari 200 orang telah tewas di seluruh Iran, kata Bulan Sabit Merah. Setidaknya 108 orang tewas ketika serangan AS dan Israel menghantam sebuah sekolah perempuan.

Baca Juga:
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Pastikan Keamanan Jamaah Umrah Terpantau

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Keberuntungan Pisces di Tahun 2026
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Siapa Pengganti Ayatollah Ali Khamenei? Ini Mekanisme Suksesi Pemimpin Iran
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejari Rejang Lebong Tingkatkan Dugaan Korupsi PDAM Tirta Bukit Kaba ke Tahap Penyidikan dan Periksa Mantan Direktur
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Serangan Israel di Teheran Targetkan Tokoh Senior Iran, Termasuk Khamenei
• 22 jam laludetik.com
thumb
Istri Dustin Tiffani Disebut Mirip Megan Fox, Begini Reaksi Sang Komika
• 18 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.