Perang AS-Iran Dikhawatirkan Berdampak Besar ke Pariwisata Bali

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR – Pelaku pariwisata di Bali mengungkap kekhawatiran jika perang Amerika Serikat dengan Iran akan berdampak negatif ke pariwisata Bali. 

Dampak dari perang tersebut sudah terlihat dengan batalnya sejumlah penerbangan dari Bali ke sejumlah kawasan di Timur Tengah seperti Doha, Qatar, Dubai, dan Abu Dhabi. Tiga kota di atas juga menjadi transit wisatawan dari negara-negara Eropa. Penerbangan dari Inggris, Jerman dan negara Eropa lainnya dengan tujuan Bali, banyak transit ke bandara di tiga kota tersebut. 

Ketua Asosiasi Travel Indonesia (Asita) Provinsi Bali I Putu Winastra mengaku hingga saat ini belum menerima informasi pembatalan dari tamu Timur Tengah maupun Eropa. Akan tetapi, Winastra khawatir jika perang berlanjut akan berdampak ke pariwisata Bali. 

"Akan berdampak besar jika perang terus berlanjut, karena penerbangan reguler banyak dari Timur Tengah juga. Jadi harapan kami perang ini segera selesai," jelas Winastra saat dikonfirmasi Bisnis, Minggu (1/3/2026). 

Kekhawatiran ini dinilai tidak berlebihan, karena kunjungan wisatawan dari Inggris saja di mencapai 270.000 per tahun, kemudian Turki dan negara Eropa lainnya juga menjadi pasar utama Bali. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, hingga Sabtu (28/2/2026) pukul 21.00 WITA, terdapat sejumlah penerbangan yang telah mengalami penyesuaian jadwal penerbangan, yakni Etihad EY477 rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH) dengan status postponed

Baca Juga

  • Trump Kirim Serangan Paling Mematikan dalam Sejarah AS ke Iran
  • Televisi Iran Konfirmasi Tewasnya Ayatollah Ali Khamenei Usai Serangan AS
  • Bandara Dubai Kena Rudal Iran, Penerbangan Emirates hingga Etihad Lumpuh

Kemudian Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) dibatalkan. Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) dibatalkan. Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH) dibatalkan.

"Namun demikian, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal," kata Sandi.

Angkasa Pura meminta maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaruan jadwal penerbangan dan penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara, dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak, serta dengan aparatur keamanan untuk antisipasi situasi keamanan di bandara.

"Kami menghimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk pembaharuan informasi jadwal penerbangan," kata Sandi

Angkasa Pura menyediakan layanan helpdesk yang berlokasi di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional, serta layanan contact center yang dapat diakses melalui sambungan telepon dengan nomor 172 untuk pembaharuan informasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Cuma Siapkan MBG, SPPG Kini Diwajibkan Aktif di Medsos
• 47 menit laludetik.com
thumb
Hasil Bundesliga: Kevin Diks Bawa Moenchengladbach Menang 1-0 atas Union Berlin
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jawa Timur Menjadi Kontributor Utama Produksi Jagung di Indonesia
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
BRIN: Mitigasi Bencana Berbasis Riset Jadi Kebutuhan Strategis Daerah
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mendes Yandri Ajak Yayasan Al-Khairiyah Kolaborasi Bangun Desa
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.