Iran Konfirmasi Tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

oleh Troy Myers

EtIndonesia. Media pemerintah Iran pada Minggu (1/3/2026) dini hari mengonfirmasi tewasnya sejumlah pejabat senior orang dalam rezim mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Bahkan, beberapa anggota keluarga pemimpin Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan udara AS–Israel, menurut media pemerintah Iran. Di antara kerabat yang tewas adalah putri Khamenei, cucunya, menantu perempuan, dan menantu laki-laki, lapor Reuters.”

Seorang penasihat keamanan utama Khamenei dan kepala Korps Garda Revolusi Islam Iran tewas akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat–Israel pada Sabtu, demikian laporan media pemerintah.

Komandan Garda Revolusi, Mohammad Pakpour, mengambil alih jabatan tersebut setelah Israel membunuh pemimpin sebelumnya dalam Perang Dua Belas Hari pada Juni 2025.

Ali Shamkhani, sekretaris Dewan Keamanan Iran dan penasihat Khamenei, adalah pejabat lain yang dikonfirmasi tewas oleh media pemerintah Iran.

Israel Defense Forces (IDF) sebelumnya telah mengonfirmasi kematian mereka pada Sabtu, bersama beberapa tokoh kunci lainnya.

“Dunia menjadi tempat yang lebih baik tanpa mereka,” kata IDF.

Warga Iran Merayakan Kematian Khamenei

Sejumlah video yang keluar dari Iran menunjukkan warga sipil membunyikan klakson, bersorak, dan merayakan di jalan-jalan atas kabar bahwa Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei tewas.

The Epoch Times mengonfirmasi satu video dari Iran, di mana seorang pria menyebut mantan pemimpin negaranya sebagai “Moosh Ali.”

Moosh adalah kata dalam bahasa Persia yang berarti “tikus.” Para demonstran menggunakan istilah tersebut sebagai julukan merendahkan, diduga karena selama dan setelah Perang Dua Belas Hari melawan Israel dan pasukan AS pada Juni 2025, para pengkritiknya mengatakan ia dipindahkan ke kompleks rahasia demi keselamatan, bersembunyi di bawah tanah seperti tikus.

Video lainnya diunggah dari kota berbeda di Iran, memperlihatkan kerumunan besar bernyanyi, menari, bertepuk tangan, berteriak, dan mendengarkan musik.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan mengenai kematian Khamenei akibat serangan udara gabungan AS–Israel pada Sabtu pagi.

Iran tidak mengonfirmasi kematian pemimpin tersebut hingga beberapa jam kemudian.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran pada Sabtu malam waktu Timur menyatakan bahwa mereka sedang bersiap untuk meluncurkan “dalam hitungan” operasi ofensif terbesar dalam sejarah terhadap pangkalan Israel dan Amerika. (asr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Harga BBM di SPBU yang Resmi Naik per 1 Maret 2026
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Minggu 1 Maret 2026 di Polewali Mandar, Tomohon, dan Baubau
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Donald Trump Klaim Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Serangan AS-Israel ke Iran Berlanjut
• 10 jam laludisway.id
thumb
Muzani Terima Direktur Liga Muslim Dunia, Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan
• 14 jam laludetik.com
thumb
Kaesang "Ngecharge Batin" Saat Datang ke Ponpes Amanatul Ummah di Mojokerto
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.