Grid.ID - Menjaga hubungan baik dengan mantan pasangan setelah bercerai bukanlah perkara mudah bagi banyak orang. Namun, hal tersebut tampaknya tidak berlaku bagi Ben Kasyafani dan Marshanda.
Keduanya justru menunjukkan kekompakan luar biasa dalam membesarkan putri semata wayang mereka, Sienna Ameerah Kasyafani. Ben Kasyafani membeberkan rahasia di balik hubungan harmonisnya dengan sang mantan istri yang akrab disapa Caca tersebut.
Ben Kasyafani mengaku sangat bersyukur karena komunikasinya dengan Marshanda berjalan sangat lancar. Menurutnya, keterbukaan adalah kunci utama yang membuat beban pikiran dalam mengurus anak menjadi jauh lebih ringan.
"(Komunikasi) lancar. Alhamdulillah sih sama Caca salah satu yang membantu mengurangi beban pikiran karena sama dia enak banget (diajak komunikasi)," papar Ben Kasyafani saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/2/2026).
"Suatu hal yang awkward untuk dibicarakan kita punya keleluasaan ruang untuk saling membahas gitu. Sebaliknya aku ke dia dan dia juga ke aku. Jadi buat aku itu memudahkan," lanjutnya.
Menekan Ego Demi Kepentingan Sienna
Lebih lanjut, aktor berusia 42 tahun ini menjelaskan bahwa rahasia keharmonisan mereka terletak pada kesepakatan untuk selalu mengutamakan perasaan dan keinginan Sienna di atas ego masing-masing orang tua.
Sejak awal, Ben dan Caca sudah berkomitmen untuk menjadikan Sienna sebagai pusat dari setiap pengambilan keputusan.
"Kalau itu kita dari awal memang sama Caca udah sepakat dari awal itu kita kalau misalkan tiba-tiba ada yang tidak cocok, kita balikin lagi ke anak gitu," ucap aktor 42 tahun tersebut.
"Pesan anak maunya apa, karena ini kan semuanya keputusan terbaik buat dia bukan buat kita kan," jelas Ben.
Keharmonisan ini semakin lengkap dengan adanya dukungan dari istri Ben saat ini, Nesyana Ayu Nabila atau Ines. Ben menyebut bahwa Ines dan Marshanda memiliki kesepahaman yang sama dalam hal pola asuh, sehingga tidak ada konflik internal yang menghambat pertumbuhan Sienna.
"Dan Caca sama aku, Ines juga sangat sepaham di bagian itu. Jadi ya itulah yang aku syukuri lah di kondisi sekarang," tambah Ben.
Berkat sinergi yang baik antara ayah, ibu kandung, dan ibu sambungnya, Sienna tumbuh menjadi remaja yang bahagia dan terbuka. Ben merasa di usianya yang ke-13, Sienna tetap merasa memiliki dukungan penuh dari orang-orang terdekatnya meskipun orang tua kandungnya tidak lagi bersama.
"Balik lagi dia dimintain opini," pungkas Ben menutup perbincangan mengenai cara mereka meminimalisir ego demi sang buah hati. (*)
Artikel Asli




