JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Margaret Aliyatul Maimunah meninggal dunia di RS Fatmawati, Jakarta, pada Minggu, (1/3/2026).
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Komisioner KPAI, Kawiyan pada Minggu siang.
Kawiyan mengatakan, Margaret Aliyatul adalah sosok pimpinan yang luar biasa dan mengayomi.
Baca juga: Komisioner KPAI Ungkap Margaret Aliyatul Maimunah Sosok yang Mengayomi
Margaret, kata dia, memiliki visi yang luar biasa untuk melindungi anak-anak Indonesia.
“Saya mengucapkan sangat berduka karena beliau pimpinan kami, beliau sangat bijak dan mengayomi, dengan visi luar biasa dalam perlindungan anak,” kata Kawiyan saat dihubungi Kompas.com, Minggu siang.
Profil Margaret Aliyatul Maimunah
Dilansir dari laman Nahdlatul Ulama (NU), Margaret Aliyatul Maimunah lahir di Jombang, pada 11 Mei 1978.
Selain menjabat sebagai Ketua KPAI, dia juga merupakan Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama (NU).
Margaret pernah menempuh pendidikan di lingkungan pesantren dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pondok Pesantren Denanyar Jombang.
Baca juga: Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah Meninggal Dunia
Margaret juga menempuh pendidikan Strata 1 (S1) jurusan Bahasa dan Sastra Arab di IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Lalu, dia melanjutkan S2 dengan jurusan Kajian Wanita di Universitas Indonesia. Terakhir dia menempuh pendidikan S3 jurusan Ilmu Pemerintahan di IPDN Jakarta.
Dia aktif mengikuti organisasi di pesantren hingga kuliah.
Sebelum menjabat sebagai Ketua Umum PP Fatayat NU, dia pernah menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Ekonomi dan Sekretaris Umum Fatayat NU.
Kemudian dia akhirnya menjabat sebagai Komisioner KPAI periode 2017-2022, lalu terpilih sebagai Ketua Umum KPAI periode 2022-2027.
Dia juga bergabung dengan organisasi Women Research Institute (WRI), organisasi yang fokus pada penelitian dan advokasi isu perempuan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang