REPUBLIKA.CO.ID, DOHA — Qatar mengklaim berhasil mencegat sejumlah serangan yang dilancarkan Iran ke wilayahnya. Ledakan terdengar di berbagai kota, termasuk Doha, bahkan hingga Abu Dhabi dan Dubai di Uni Emirat Arab.
Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan sistem pertahanan udara mereka dalam kondisi siaga tinggi saat serangan terjadi. Pemerintah juga mengirim peringatan ke ponsel warga agar tetap berada di rumah demi alasan keselamatan.
Baca Juga
Kedubes Iran: Serangan AS-Israel Bunuh Dua Ratus Siswi Sekolah
Jenderal IRGC Iran Bilang ke Trump Siap Kirimkan Rudal Paling Kuat
“Kementerian Pertahanan Negara Qatar mengumumkan bahwa, berkat tingkat kesiapan yang tinggi, kewaspadaan keamanan, serta koordinasi erat antar-otoritas terkait, telah berhasil mencegat dan menggagalkan sejumlah serangan yang menargetkan wilayah negara,” demikian bunyi pernyataan kementerian.
Suara ledakan dilaporkan terdengar di seluruh wilayah Qatar. Di Doha, rangkaian ledakan terjadi setiap beberapa menit dan terdengar di berbagai penjuru kota.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Dampak eskalasi juga dirasakan di Uni Emirat Arab. Sejumlah saksi mata di Abu Dhabi mengaku mendengar beberapa ledakan dengan jeda waktu tertentu.
“Ada beberapa ledakan, awalnya satu, lalu 5-10 menit kemudian beberapa lagi, tetapi terdengar teredam,” kata seorang saksi mata yang tinggal di Abu Dhabi.
Saksi lain menyebut ledakan terus berlanjut dengan frekuensi bervariasi. Di Dubai, koresponden juga melaporkan ledakan, dan warga mengonfirmasi suara tersebut.
“Saya tinggal di kawasan Jebel Ali, dan baru saja terjadi ledakan, dan saya melihat dan mendengar sebuah roket jatuh di kejauhan,” kata seorang saksi mata.
Kantor berita resmi Uni Emirat Arab, Emirates News Agency (WAM), melaporkan sejumlah rudal Iran berhasil dicegat di wilayah UEA.