- Dino Patti Djalal duga serangan Amerika ke Iran alihkan isu Epstein Files.
- Agresi militer AS-Israel ke Iran sebabkan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei gugur.
- Skandal Epstein Files dinilai semakin menyudutkan integritas pribadi Presiden Donald Trump.
Suara.com - Mantan Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, menanggapi agresi militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Serangan udara tersebut dilaporkan telah merenggut nyawa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Berdasarkan informasi yang diterimanya dari sejumlah rekan di Amerika Serikat, Dino mengungkapkan adanya dugaan bahwa langkah Donald Trump melancarkan serangan militer bertujuan untuk mengalihkan perhatian publik dari skandal Epstein Files.
“Sejumlah rekan saya di Washington DC memberikan informasi bahwa serangan Amerika Serikat terhadap Iran juga merupakan upaya sistematis untuk mengalihkan sorotan publik dari skandal Epstein Files,” ujar Dino melalui akun Instagram resminya, Minggu (1/3/2026).
Dino menilai bahwa bocornya data Epstein Files ke ranah publik telah membuat posisi pribadi Trump semakin terdesak. Apalagi, isu tersebut telah menjadi viral dan memicu perdebatan luas di hampir seluruh belahan dunia.
“Kasus Epstein Files saat ini semakin merongrong integritas pribadi Presiden Donald Trump,” tambah Dino menjelaskan alasannya.
Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2026), Amerika Serikat dan Israel meluncurkan agresi militer besar-besaran ke wilayah Iran. Serangan ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur parah serta jatuhnya korban jiwa dari warga sipil.
Iran segera merespons agresi tersebut dengan melancarkan serangan rudal balasan yang menargetkan wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Insiden ini dipastikan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan rudal pada Sabtu kemarin.




