KARACHI, KOMPAS.TV - Komunitas Syiah di Pakistan dilaporkan berdemonstrasi di gedung Konsulat Amerika Serikat (AS) di Karachi, Minggu (1/3/2026), usai pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Ratusan demonstran dilaporkan berupaya merangsek masuk ke gedung konsulat pada Minggu (1/3) pagi waktu setempat. Aparat keamanan yang berjaga menembaki demonstran sehingga memakan korban sembilan tewas.
Dokter polisi di rumah sakit Karachi, Summaiya Syed Tariq menyebut pihaknya menerima enam jenazah dari lokasi kerusuhan. Namun, korban bertambah usai tiga pasien kritis meninggal dunia.
Selain sembilan korban tewas, rumah sakit juga merawat setidaknya 25 orang terluka dalam kerusuhan. Sejumlah korban dilaporkan dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Ayatullah Ali Khamenei Dibunuh AS-Israel, MUI Sampaikan Dukacita Mendalam
Pejabat kepolisian di Karachi, Irfan Baloch, menyebut demonstran sempat menyerang perimeter gedung konsulat. Seorang demonstran dilaporkan berupaya membakar jendela konsulat sebelum dibubarkan aparat keamanan.
Pemerintah Pakistan pun meminta komunitas Syiah untuk tetap tenang setelah Ayatollah Ali Khamenei dibunuh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi meminta masyarakat tidak main hakim sendiri.
"Menyusul kesyahidan Ayatollah Khamenei, setiap warga Pakistan mengalami duka yang sama dengan masyarakat Iran," kata Naqvi dalam pernyataan yang dikutip Associated Press.
Selain di Karachi, komunitas Syiah juga dilaporkan menggelar demonstrasi di dekat Konsulat AS di Lahore, Pakistan serta di kota Multan, Provinsi Punjab.
Sejumlah elemen di Pakistan pun menyerukan aksi demonstrasi di gedung Kebubes AS di Lahore serta Konsulat AS di Peshawar.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- pembunuhan khamenei
- ayatullah ali khamenei
- sembilan demonstran tewas
- demonstrasi pembunuhan khamenei
- pakistan





