Pendekatan Humanis Jadi ‘Senjata’ Polri Bangun Kepercayaan Publik hingga Jaga Stabilitas Keamanan di Pedalaman Papua

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Intan Jaya, VIVA – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mengintensifkan Operasi Damai Cartenz 2026 di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Aparat mengedepankan pendekatan humanis guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kepercayaan publik di wilayah pedalaman Papua. 

Strategi mengedapankan dialog langsung dengan masyarakat guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara aparat dan warga.

Baca Juga :
Kapolri Serukan Persatuan Bangsa di Tengah Ancaman Dampak Dinamika Global
Roblox Resmi Terapkan Klasifikasi Usia IGRS di Indonesia, Apa Artinya?

Personel Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli dialogis di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Minggu, 1 Maret 2026. 
Sebelum turun ke lapangan, personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan sebagai bentuk konsolidasi internal. 

Setelah itu, tim bergerak menyasar sejumlah titik strategis dan fasilitas publik guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar. Salah satunya menyambangi Puskesmas Sugapa dan berdialog langsung dengan tenaga kesehatan serta masyarakat setempat. 

Aparat tidak hanya memberikan imbauan terkait keamanan, tetapi juga mendengarkan aspirasi warga mengenai kondisi lingkungan mereka. Suasana komunikasi berlangsung hangat dan terbuka, mencerminkan pendekatan persuasif yang diusung dalam operasi ini.

Patroli kemudian berlanjut ke objek vital perbankan di wilayah Sugapa. Kehadiran aparat bertujuan memastikan layanan publik tetap berjalan normal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, S.Sos, S.I.K., M.J., menyampaikan patroli dialogis adalah bagian strategi preventif yang berorientasi pada kemitraan dan pendekatan humanis. Ia memastikan, setiap kehadiran personel di lapangan membawa rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat. 

"Pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan serta memperkuat sinergi menjaga kamtibmas,” ujar Faizal.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga S.I.K., M.Hum., menambahkan akan terus mempekuat komunikasi langsung antara aparat dan masyarakat. Kata Adarma, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi hasil kolaborasi bersama. 

"Karena itu, kami mendorong personel untuk selalu hadir dengan sikap profesional, santun, dan solutif dalam setiap interaksi dengan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :
China Lancarkan 2,63 Juta Serangan Siber per Hari ke Taiwan
Trump: AS Siap Turun Tangan Jika Iran Membunuhi Demonstran
Kapolri Dinilai Sukses Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran, Transformasi Budaya Polri di 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dampak Perang AS-Iran: Penerbangan Soetta & Ngurah Rai Bali Dibatalkan, Penumpang Tertahan
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Cek Fakta: Benarkah 8.000 Pasukan RI Dikirim untuk Duduki Palestina?
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Perang AS-Iran Masih Memanas, Kemlu RI Kasih Imbauan Tegas Buat WNI
• 16 jam laludisway.id
thumb
Iran Bombardir Pangkalan Militer AS dari Qatar hingga Arab Saudi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Debut Igor Tudor Berujung Petaka! Tottenham Hotspur Makin Terpuruk Usai Selangkah Lagi Degradasi
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.