BEIJING, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengecam keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Wang Yi menyebut aksi AS-Israel adalah pembunuhan pemimpin negara berdaulat yang tidak bisa diterima.
Hal tersebut disampaikan Wang Yi dalam pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov yang dimuat kantor berita resmi China, Xinhua, Minggu (1/3/2026).
"Pembunuhan seorang pemimpin negara berdaulat secara terang-terangan dan penghasutan pergantian rezim (Iran) tidak bisa diterima," kata Wang Yi dikutip Xinhua via AP.
"Tindakan-tindakan ini melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional."
Baca Juga: Putin Kecam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei: Tak Bermoral dan Langgar Hukum Internasional
Wang Yi menyatakan serangan ke sebuah negara berdaulat tanpa izin Dewan Keamanan PBB merusak fondasi perdamaian internasional yang disusun pasca-Perang Dunia Kedua.
Menlu China itu pun menyerukan kepada setiap anggota komunitas internasional untuk mengecam agresi. Menurutnya, tindakan semena-mena AS dan Israel mengarahkan dunia ke "hukum rimba."
"Komunitas internasional harus berbicara dengan suara yang jelas dan tegas menentang jatuhnya dunia ke dalam hukum rimba," kata Wang Yi.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengutuk serangan AS-Israel yang membunuh Khamenei. Dalam pesan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Putin juga menyampaikan dukacita Rusia atas pembunuhan Khamenei.
"Mohon terima dukacita saya terkait pembunuhan Pemimpin Tertinggi Repubik Islam Iran Sayyid Ali Khamenei bersama anggota keluarganya, yang dilakukan dalam pelanggaran yang merendahkan setiap norma moralitas manusia dan hukum intrernasional," kata Putin dikutip TASS, Minggu (1/3).
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- china kecam pembunuhan khamenei
- pembunuhan khamenei
- ayatullah ali khamenei
- menteri luar negeri china
- hukum rimba





