Jumlah Korban Bertambah, DPR dan Menpora Pastikan Kasus Kekerasan Atlet Diusut Tuntas

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, angkat bicara terkait bertambahnya jumlah atlet panjat tebing yang diduga menjadi korban kekerasan fisik dan pelecehan seksual di lingkungan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Berdasarkan laporan terbaru dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), jumlah atlet yang melapor kini meningkat dari delapan menjadi sepuluh orang. Para korban terdiri dari atlet putra dan putri yang selama ini menjalani program pelatnas.

Baca Juga :
Skandal Pelatnas Panjat Tebing, DPR dan Menpora Desak Hukuman Berat
Terpopuler: Reward Dipotong 70 Persen, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing

Erick menegaskan negara tidak akan tinggal diam dan berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menyatakan keselamatan, martabat, serta masa depan atlet harus menjadi prioritas utama.

“Tidak ada ruang bagi kekerasan seksual dalam dunia olahraga Indonesia. Pelatnas seharusnya menjadi tempat yang aman bagi atlet untuk berkembang dan mengharumkan nama bangsa. Prinsip kami jelas, zero tolerance,” tegas Erick.

Menpora juga memastikan seluruh atlet pelapor akan mendapatkan perlindungan penuh. Ia menjamin tidak akan ada intimidasi, tekanan, maupun ancaman terhadap karier para atlet yang berani bersuara.

“Negara berpihak pada atlet. Identitas pelapor kami lindungi sepenuhnya, termasuk hak dan kelangsungan karier mereka. Pendampingan hukum serta psikologis jangka panjang juga harus diberikan demi masa depan para korban,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erick menilai kasus ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan olahraga nasional, khususnya di pelatnas. Ia menekankan pentingnya penguatan pengawasan, mekanisme pelaporan yang aman dan rahasia, serta kebijakan perlindungan atlet di seluruh cabang olahraga.

“Penyelesaian kasus ini bukan titik akhir. Kita harus memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang. Ini momentum reformasi tata kelola perlindungan atlet. Olahraga Indonesia harus bersih, aman, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” pungkas Erick.

Baca Juga :
Rakernas Federasi Akuatik Indonesia 2026 Resmi Digelar, Pembinaan Nasional Jadi Sorotan
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing, DPR Dukung Langkah Kemenpora
Kata Erick Thohir soal Dugaan Pelecehan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Mirisnya Nasib Sriwijaya FC: Baru Kumpulkan 2 Poin, Terdegradasi dari Pegadaian Championship 2025/2026 meski Menyisakan 6 Laga
• 18 jam lalubola.com
thumb
Perempuan di Medan Dijambret di Depan Rumah, Badan Terseret dan Kepala Terbentur
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah Jakarta Hari Ini, Senin 2 Maret 2026
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Zodiak yang Punya Sifat Welas Asih dan Baik Hati
• 19 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.