Pertumbuhan Ekonomi Luwu 7,43 Persen, Melenggang di Posisi Ke 2 di Sulsel

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

BELOPA, FAJAR—Tanggal 20 Februari 2026 Bupati Luwu H Patahudding baru setahun memimpin Kabupaten Luwu.

Dengan sentuhan kebijakannya, Patahudding mampu mengantarkan Kab Luwu mengukir prestasi, dimana Laju Pertumbuhan Ekonomi daerah berjuluk Bumi Sawerigading ini naik signfikan menembus 7,43 persen, yang menempatkan Kabupaten Luwu di posisi kedua tertinggi dari 24 kabupaten/kota Se-Sulsel.


Capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu sebesar 7,43 persen ini terekam pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, terkait Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022–2025.

Di situ tertera Luwu melampaui capaian pertumbuhan ekonomi daerah seperti Kabupaten Wajo, Gowa, Bone, Makassar,  
 
Tidak sampai disitu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu tahun 2025 sebesar 7,43 persen ini memperlihatkan kenaikan dengan persentase luar biasa mencapai 3,07 persen dari tahun 2024 yang hanya mencapai 4,36 persen.

Hal ini tercatat menjadi rekor tertinggi pertumbuhan ekonomi sepanjang 6 tahun terakhir.

Jika melihat catatan perjalanan ekonomi Luwu dalam enam tahun terakhir, melandai bahkan memperlihatkan grafik penurunan. Tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Luwu tercatat berada di 6,26 persen.

Di tahun 2020 Pandemi Covid  menghajar perekonomian Luwu sehingga hanya mampu dicapai 1,3 persen. Difase pemulihan secara nasional terjadi lonjakan menjadi 6,03 persen pada tahun 2021.

Namun setelah itu laju pertumbuhan ekonomi mencatat grafik menurun, dimana tahun 2022 terkontraksi menjadi 5,69, kemudian tahun 2023 turun menjadi 5,64 persen dan tahun 2024 kembali turun menjadi 4,36 persen
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu daerah secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu, dimana biasanya terjadi kenaikan kemampuan suatu daerah untuk menghasilkan barang dan jasa (produksi).

Kenaikan ini biasanya diukur dari bertambahnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dimana terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi eperti pengelolaan SDM dan SDA.


Terjadinya lonjakan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan tahun 2025 mencapai 7,43 persen memberi indikasi kuat, kepemimpinan Bupati Luwu Patahudding menyentuh dan melakukan penguatan sektor-sektor unggulan daerah sehingga memperlihatkan ada kondisi perekonomian masyarakat yang membaik


“Naiknya pertumbuhan ekonomi menjadi harapan setiap kepala daerah ditengah upaya massif menekan inflasi. Pencapaian ini sesuai tagline pembangunan Luwu, Bangkit Lebih Cepat Bersama Rakyat. Keberhasilan ini bukan karena saya, melainkan hasil kerja semua pihak serta partisipasi aktif masyarakat. Hasil survei BPS ini tentu akan menjadi dasar untuk berbuat lebih optimal lagi ke depan” Ungkap Bupati Luwu H Patahudding kepada wartawan, Minggu 1 Maret 2026


Kepala Bappelitbangda Luwu, Moch Arsal Arsyad mengatakan, selama kepemimpinan Bupati Luwu H Patahudding, ada beberapa sektor lapangan usaha yang di intervensi kebijakan sehingga memberi dampak terhadap laju pertumbuhan ekonomi.

Sektor tersebut yang tertinggi adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, disusul sektor industri pengolahan, serta sektor perdagangan besar dan eceran.

 
“Sektor tertinggi yang memberi sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi Luwu tahun 2025 yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sebesar 3,22 persen ditahun 2025. Kemudian sektor industri pengolahan, tahun 2025 memberi kontribusi 1,54 persen, sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 0,68 persen, sektor konstruksi mencapai 0,49 persen” Kata Arsal.


Arsal menambahkan, pencapaian laju pertumbuhan ekonomi Kab Luwu dibawah kepemimpinan Bupati Luwu H Patahudding dan Wabup Luwu Muh Dhevy Bijak hal ini sesuai dengan tagline kepemimpinan kedunya yaitu Bangkit lebih cepat bersama rakyat.


Laju pertumbuhan ekonomi dengan selisih 3,07 ini memperlihatkan kita memang ingin bangkit lebih cepat bersama rakyat.


“Pencapaian ini juga sejalan dengan Visi Kabupaten Luwu,  menjadikan Luwu Unggul Berkarakter dan Berbasis Agribisinis. Hal ini dapat dilihat dari tingginya kontribusi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai 3,22 persen terhadap laju pertumbuhan ekonomi Luwu tahun 2025 yang direkam pihak BPS” Tandas Arsal.(shd)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klasemen Serie A Liga Italia: Bekuk Genoa 2-0 di San Siro, Inter Tinggalkan Milan 13 Poin di Puncak
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dampak Penutupan Ruang Udara di Timur Tengah, Sejumlah Penerbangan dari Ngurah Rai Dibatalkan
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Ramalan Cuaca, BMKG Prediksi Sebagian Jabodetabek Hujan
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Wilayah Udara Timur Tengah Ditutup
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Sikap Dewasa Ange-Yoan Bonny: Menanti Giliran dalam Senyap, Meledak Saat Dipercaya Starter Buat Inter Milan
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.