Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Amsterdam
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes akhirnya mencatatkan clean sheet pertamanya di VriendenLoterij Eredivisie bersama Ajax.
Meski demikian, momen positif itu belum cukup mengantar timnya meraih kemenangan setelah ditahan imbang 0-0 oleh PEC Zwolle, Minggu, 1 Maret 2026.
Hasil tersebut membuat Ajax gagal meraih poin penuh dan harus puas berbagi angka dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Liga Belanda.
Paes dipercaya mengawal gawang sejak menit awal dan tampil cukup tenang sepanjang laga.
Meski pertandingan berjalan relatif minim peluang bersih, kiper berusia 26 tahun itu sigap mengantisipasi beberapa situasi berbahaya, terutama pada babak kedua.
Ajax sendiri sempat berharap mendapat penalti menjelang turun minum. Sepakan setengah voli Davy Klaassen mengenai tangan Zico Buurmeester di kotak terlarang.
Wasit Sander van der Eijk sempat meninjau ulang melalui VAR, tetapi memutuskan tidak memberikan penalti. Keputusan itu memicu protes dari kubu Ajax.
Di babak kedua, intensitas permainan meningkat. Ajax melakukan lima pergantian pemain untuk menambah daya gedor.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Beberapa peluang, termasuk tembakan jarak jauh Youri Regeer dan umpan silang Kian Fitz-Jim, gagal dikonversi menjadi gol.
Di sisi lain, Paes tetap fokus menjaga konsentrasi hingga peluit panjang berbunyi. Clean sheet ini menjadi catatan penting bagi sang penjaga gawang dalam perjalanannya di Eredivisie musim ini.
Selain clean sheet Paes, satu sorotan lain datang dari debut Maher Carrizo yang masuk menjelang akhir pertandingan. Namun, kehadirannya belum mampu memecah kebuntuan.
Editor: Redaksi TVRINews





