Pantau - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, setelah terjadi erupsi pada Minggu pukul 17.37 WIT.
PVMBG melaporkan kolom abu teramati setinggi kurang lebih 300 meter di atas puncak atau sekitar 1.625 meter di atas permukaan laut dengan warna kelabu dan intensitas tebal condong ke arah selatan.
Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sekitar 49 detik.
Status Gunung Ibu saat ini berada pada Level II atau Waspada.
PVMBG juga menetapkan perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara yang harus dikosongkan dari aktivitas warga.
Imbauan dan Koordinasi PemantauanMasyarakat diimbau menggunakan masker dan pelindung mata saat terjadi hujan abu serta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi bohong.
PVMBG menegaskan warga agar mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung dan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh informasi terbaru terkait aktivitas vulkanik.
Indonesia berada di jalur Cincin Api Pasifik yang memiliki aktivitas tektonik dan vulkanik tinggi karena terletak di pertemuan Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik yang membentuk deretan gunung api aktif dari Sumatera hingga Maluku.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482868/original/078645400_1769265618-03hp9z2g.png)

