Iran Tembak Jatuh 22 Drone Diduga Milik AS-Israel

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Tentara Iran menyampaikan telah menembak jatuh 10 drone canggih di seluruh negeri hari ini. Total sudah 22 drone Hermes diduga milik pasukan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Dilansir Aljazeera, Senin (2/3/2026) otoritas Iran menegaskan bahwa ini adalah momen perlawanan skala penuh. Mereka bermaksud untuk membalas sekuat mungkin.

Iran mengungkapkan mereka belum mengerahkan kemampuan militer terkuat, termasuk beberapa sistem rudal canggih. Iran memperingatkan AS dan Israel akan membayar mahal di hari mendatang atas serangan yang dilakukan.

Baca juga: 6 Hal soal Pemimpin Tertinggi Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel

Mereka juga menggambarkan konflik ini berbeda dari konfrontasi sebelumnya. Para pemimpin Iran mengkarakterisasikannya sebagai perang eksistensial di mana, kata mereka, tidak akan ada mundur, tidak ada kompromi, dan tidak ada penyerahan diri sampai Iran menunjukkan kemampuannya untuk membela diri dan mempertahankan apa yang disebutnya martabat dan kemerdekaannya.

Iran Hantam Kapal Induk AS Abraham Lincoln

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran menyatakan telah menyerang kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln. Mereka menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln di Teluk dengan empat rudal balistik setelah pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei, tewas buntut serangan AS dan Israel.

"Kapal induk AS Abraham Lincoln dihantam oleh empat rudal balistik," kata Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh media lokal, dilansir Aljazeera, Minggu (1/3/2026).

Baca juga: Prabowo Siap Mediasi ke Iran, HNW Ingatkan Tetap Konsisten pada Konstitusi

Garda Revolusi Iran juga memperingatkan wilayah daratan dan laut seolah menjadi kuburan musuh mereka.

Adapun USS Abraham Lincoln telah beroperasi di Laut Arab sejak akhir Januari. Belum ada konfirmasi langsung tentang kerusakan atau korban jiwa dari militer AS akibat serangan itu.

Seperti diketahui, AS dan Israel meluncurkan serangan yang diberi nama Epic Fury ke Iran pada Sabtu (28/2). Serangan itu menewaskan sejumlah petinggi Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, serta ratusan warga Iran lainnya.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan pada Sabtu (28/2) dan Minggu (1/3). Pada Sabtu (28/2), Iran juga telah meluncurkan serangan ke Riyadh dan provinsi Timur Saudi.




(dek/dek)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IRGC umumkan operasi militer terbesar usai syahidnya Khamenei
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
MotoGP Thailand: Marc Marquez Gagal Finis, Marco Bezzecchi Terdepan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Peringatan Dini BMKG: Waspada Banjir Rob di Pesisir Indonesia hingga 13 Maret 2026
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Pengamat Menyesalkan Mahasiswa Memaki Polisi saat Demo di Mabes Polri
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Klasemen Serie A Liga Italia Usai Juventus Tahan Imbang AS Roma 3-3
• 3 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.