tvOnenews.com - Megawati Hangestri, pevoli andalan timnas putri Indonesia, kini menjadi salah satu atlet voli tersukses tanah air, dengan pengalaman berkarier di luar negeri yang mengesankan.
Julukan “Megatron” pun melekat padanya, bukan tanpa alasan. Rekam jejak internasional Megawati sangat mentereng, terutama selama dua musim di Korea Selatan bersama Red Sparks.
Ia tampil impresif hingga membawa timnya menjadi runner-up Liga Voli Korea setelah pertarungan sengit lima gim melawan Pink Spiders, klub yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
- KOVO
Di bawah arahan pelatih Ko Hee-jin dan dukungan setter senior Yeum Hye-seon, Red Sparks berhasil menyingkirkan juara bertahan di babak playoff dan melaju ke final.
Megawati bahkan memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun, menegaskan statusnya sebagai pemain kunci dalam dua musim terakhir.
Secara individu, prestasinya juga menonjol. Ia meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung. Pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, bahkan menyebutnya “Mega Power” karena pengaruh besarnya di kompetisi Negeri Ginseng.
Berkarier di Liga Turki
Tidak berhenti di Korea, Megawati kemudian melanjutkan kiprahnya ke Liga Turki (Kadinlar 1 Ligi) bersama Manisa BBSK. Meski belum sempat menjalani debut resmi, ia sudah menunjukkan performa menjanjikan di turnamen pramusim dan sukses mempersembahkan trofi Ferdi Zeyrek 2025.
Pengalaman internasionalnya membuat manajemen JPE langsung menganggapnya sebagai pemain asing. Kini, bersama dua legiun impor lainnya, Megawati tampil semakin tajam dan menjadikan Jakarta Pertamina Enduro sebagai kandidat kuat juara Proliga 2026.
Alasan Megawati Kembali ke Jakarta Pertamina Enduro
Kembalinya Megawati menandai musim kelimanya bersama klub, setelah sebelumnya membela Jakarta Pertamina Enduro pada 2015–2019 dan 2022–2023. Selama periode itu, ia membantu tim menempati posisi runner-up Proliga sebanyak tiga kali: 2016, 2019, dan 2023.
Selain prestasinya di tanah air, Megawati juga mencatatkan sejarah internasional. Ia bermain dua musim di Liga Voli Korea bersama Red Sparks dan membawa tim menjadi runner-up V-League 2024/2025, bertarung sengit di final melawan idolanya, Kim Yeon-koung. Megawati juga menjadi pemain voli putri Indonesia pertama yang bermain di Liga Voli Turki.




