Sentimen AI hingga Data Tenaga Kerja Uji Wall Street Pekan Ini

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Prospek kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mendisrupsi berbagai sektor bisnis bakal menguji pasar saham Amerika Serikat (AS) pekan ini.

Sentimen AI hingga Data Tenaga Kerja Uji Wall Street Pekan Ini. Foto: AP.

IDXChannel - Prospek kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mendisrupsi berbagai sektor bisnis bakal menguji pasar saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street tetap waspada pada awal pekan ini, Senin (2/3/2026).

Selain itu, laporan ketenagakerjaan bulanan AS akan menjadi sorotan. 

Baca Juga:
Wall Street Dibuka Melemah di Tengah Sentimen AI dan Arah Kebijakan The Fed

Potensi disrupsi AI telah menyita perhatian investor dalam beberapa pekan terakhir, dengan saham-saham di sektor seperti perangkat lunak, manajemen kekayaan, dan jasa real estat terpukul akibat kekhawatiran akan perubahan besar dalam model bisnis. Adapun pemain besar semikonduktor Broadcom termasuk di antara emiten yang akan menutup musim laporan keuangan kuartal keempat pekan ini.

“Masih ada tarik-ulur soal siapa yang akan menjadi korban dan siapa yang justru akan keluar sebagai pemenang karena mampu memanfaatkan AI, alih-alih tergantikan olehnya,” kata Kepala Strategi Pasar di Man Group, Kristina Hooper, dilansir Reuters.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Melemah, Sentimen AI Masih Bebani Saham Teknologi

Harga saham di sektor perangkat lunak masih sangat sensitif terhadap perkembangan terkait AI. Laporan kinerja kuartalan Nvidia yang sebelumnya sangat dinantikan, ternyata gagal meredakan kekhawatiran, dengan saham raksasa semikonduktor tersebut turun lebih dari 5 persen pada Kamis pekan lalu dan membebani sektor teknologi. 

Baca Juga:
Wall Street Dibuka Melemah, Sentimen AI Bebani Saham Teknologi

Meski sektor teknologi mengalami tekanan, kenaikan di sektor lain seperti industri dan barang kebutuhan pokok konsumen pada tahun ini membantu menopang indeks saham utama.

Indeks acuan S&P 500 hingga Jumat tercatat masih naik 0,5 persen sepanjang 2026. Sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite pada Februari mencatat penurunan persentase bulanan terbesar dalam sekitar satu tahun.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Kebut Perbaikan Jalur Mudik Lebaran 2026: Pantura-Tol Trans Jawa
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolri Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Terjadi Dua Kali
• 54 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Try Sutrisno Dirawat di RSPAD Sejak 16 Februari Sebelum Wafat
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Harga Minyak Mendidih Imbas Selat Hormuz Tersendat Efek Perang AS vs Iran
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Pasutri di Bekasi Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Suami Tewas-Istri Kritis
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.